Penanganan sampah di TPS3R Sempidi dipercepat dengan pengerahan 20 dump truck per hari ke TPA Suwung. Target pembersihan selesai sebelum 14 hari.(BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Penanganan sampah di TPS 3R Bumi Resik Asri, Sempidi kini dikebut. Pengelola, PT Hejo Tech, langsung mengerahkan sekitar 20 unit dump truck setiap hari untuk mengangkut timbunan sampah menuju TPA Suwung. Langkah cepat ini dilakukan untuk membersihkan tumpukan sampah sekaligus mempersiapkan operasional mesin pengolahan yang segera diaktifkan.

Manager Operasional PT Hejo Tech, Peter noordiansyah, mengatakan pihaknya menargetkan proses pembersihan selesai lebih cepat dari batas waktu yang sempat menjadi sorotan publik. “Kami targetnya secepat-cepatnya. Sebelum 14 hari pun harus sudah beres. Yang penting lokasi ini bersih dan rapi karena mesin pengolahan kami juga sudah siap masuk,” ujar Peter, Kamis (30/7).

Baca juga:  Program Makan Bergizi Tunggu Instruksi BGN

Ia menjelaskan, pada hari Senin dan Kamis, sebanyak 20 dump truck rutin diberangkatkan menuju TPA Suwung. Setiap unit mengangkut sekitar 10 hingga 12 ton sampah, sehingga volume timbunan di TPS 3R terus berkurang signifikan setiap harinya.

Upaya ini menjadi langkah strategis untuk mengembalikan kondisi operasional secara normal.

Peter memastikan, setelah sampah lama berhasil diangkut, sistem pengelolaan akan berjalan lebih optimal. “Ke depan, sampah yang masuk setiap hari langsung diproses sehingga tidak lagi menumpuk di area TPS 3R. Ini juga sembari menunggu mesin pengolahan tiba,” sebutnya.

Sebelumnya, PT Hejo Tech sempat mempertimbangkan opsi pengiriman sampah ke wilayah Tabanan. Namun rencana tersebut dibatalkan karena keterbatasan kapasitas yang hanya mampu menampung sekitar dua truk per hari.

Baca juga:  Badung Cabut Status Darurat Sampah

Perusahaan kemudian memilih menggunakan sistem pengangkutan penuh atau all in, di mana lokasi pembuangan menjadi tanggung jawab penyedia jasa.

Tak hanya fokus pada pembersihan, PT Hejo Tech juga mulai kembali mengaktifkan layanan pengangkutan sampah pelanggan yang sempat terhenti beberapa pekan. Tiga unit dump truck kini difokuskan untuk mengejar pengangkutan dari pelanggan. “Sampah pelanggan sudah mulai kami angkut lagi hari ini. Yang bisa langsung masuk dump truck kami angkut langsung, sedangkan gang sempit dilangsir menggunakan mobil kecil,” katanya.

Baca juga:  Mulai 1 Juli, Sampah Organik Tak Boleh Masuk TPA Peh

Di sisi lain, perusahaan juga bersiap menyambut kedatangan mesin pengolahan sampah yang telah lama dinantikan. Selama mesin belum terpasang, proses pengelolaan masih dilakukan melalui pemilahan antara sampah organik dan anorganik sebelum diolah lebih lanjut.

“Kalau semua ini sudah beres, mesin segera masuk. Nanti juga akan ada kunjungan dari pemerintah maupun tamu dari Jakarta untuk melihat langsung kesiapan fasilitas pengolahan,” ujarnya.

Saat ini, PT Hejo Tech melayani sekitar 1.700 kepala keluarga. Meski demikian, tidak seluruh warga menggunakan layanan tersebut karena sebagian memilih pengelolaan mandiri atau penyedia lain. (Parwata/balipost)

BAGIKAN