
AMLAPURA, BALIPOST.com – Puluhan tenaga pendidik atau guru di Kabupaten Karangasem telah menjalani pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI). Pelatihan tersebut dilakukan guna meningkatkan kompetensi untuk para guru bahasa inggris yang ada di bumi lahar.
Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) serta Kurikulum Disdikpora Karangasem, I Nengah Gunawan, seijin Kepala Disdikpora Karangasem, I Gusti Bagus Budiadnyana mengungkapkan, saat ini jumlah guru SD di Kabupaten Karangasem sebanyak 2.777 orang yang tersebar di seluruh SD yang ada di seluruh kecamatan di Karangasem. “Saat ini, di SD belum ada guru bahasa Inggris, kalau untuk SMP jumlah guru bahasa Inggrisnya sebanyak 124 orang,” ujarnya Gunawan.
Gunawan mengatakan, saat ini tercatat ada puluhan guru yang saat ini tengah menjalani pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI). Kata dia, pelatihan ini dilakukan guna meningkatkan kompetensi para guru bahasa inggris.
“Saat ini untuk SD belum ada guru bahasa inggris, cuma saat ini ada sebanyak 70 guru sedang mengikuti pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI). Pelatihan ini diikuti secara tatap muka dan daring,” katanya.
Disinggung kesiapan Karangasem apabila nantinya menjalankan kebijakan mulai tahun 2027 mata pelajaran bahasa Inggris wajib diberikan kepada siswa SD kelas 3, Gunawan menegaskan, kalau memang di sekolah SD belum ada guru bahasa Inggris di sekolah, maka nantinya guru yang ada di sekolah tersebut yang akan memberikan mata pelajaran bahasa Inggris.
“Tapi, kembali ke kompetensi guru yang ada di sekolah tersebut. Maka dari itu, saat ini baru ada 70 guru yang mengikuti pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI). Jadi, pelatihan guru ini yang kami maksimalkan dulu,” imbuh Gunawan. (Eka Parananda/balipost)










