Sosialisasi Pemanfaatan AI pada Smartboard di Gedung Bukti Mukti Bhakti (BMB) Kantor Bupati Bangli, Rabu (8/7). (BP/Ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menekankan pentingnya integrasi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara menyeluruh di seluruh sekolah jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Bangli.

“Teknologi AI ini tidak diperkenalkan untuk menggantikan peran guru, melainkan sebagai alat bantu hebat (super tool) untuk meningkatkan kualitas mengajar,” katanya di hadapan para kepala satuan pendidikan dalam acara Sosialisasi Pemanfaatan AI pada Smartboard di Gedung Bukti Mukti Bhakti (BMB) Kantor Bupati Bangli, Rabu (8/7).

Baca juga:  Chatbot BRI Sabrina Raih Best in Personalization Strategy di Mata Lokal Award 2024

Menurutnya, Integrasi AI di sekolah-sekolah harus memberikan manfaat yang luas. Tidak hanya meningkatkan kecerdasan dan kreativitas ribuan siswa kita, tetapi juga menjadi batu loncatan yang signifikan bagi kemajuan Kabupaten Bangli secara keseluruhan di era digital.

Sedana Arta juga menambahkan bahwa keberhasilan model Bangli ini akan membuka jalan bagi pemantauan pemanfaatan teknologi secara real-time dan transparan. Pemerintah tidak hanya tahu berapa alat yang dibagikan, tetapi bisa mengukur secara presisi seberapa aktif sekolah, guru, dan siswa berpartisipasi dalam ekosistem digital ini.

Baca juga:  Final, Persiapan Pelantikan PAS-Sutjidra

Acara sosialisasi pemanfaatan AI Smartboard diikuti Kepala Satuan Pendidikan Jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Bangli dengan menghadirkan narasumber ahli yang merupakan Konsultan Government Technology (GovTech). Kegiatan itu menjadi momentum penting di mana 1.000 guru di Kabupaten Bangli mendeklarasikan kesiapan mereka untuk mengadopsi teknologi AI dalam proses pembelajaran harian. Langkah ini dioptimalkan melalui pemanfaatan sekitar 250 unit smartboard yang merupakan bantuan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dengan gerakan ini, Bangli bersiap menjadi model percontohan implementasi AI dalam dunia pendidikan. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Penerapan Prokes dan Penanganan COVID-19, Bali Diberi Perhatian Khusus

 

BAGIKAN