Suasana belajar mengajar di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Gianyar. (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), tengah serius menyikapi fenomena kosongnya posisi tenaga pendidik di wilayah Gianyar. Pasalnya, faktor pensiun membuat Kabupaten Gianyar saat ini krisis atau kekurangan sekitar 300-an tenaga guru.

Kepala BKPSDM Kabupaten Gianyar, Wayan Warnata, Kamis (28/5) mengungkapkan angka tersebut dipastikan akan terus bergerak dinamis dan bertambah setiap tahunnya seiring dengan masuknya masa purna bakti para guru.

Baca juga:  Saluran Air di Civic Center Tersumbat  Jalan Masuk Kebanjiran 

“Kalau guru yang pensiun, dari data yang tiang lihat, saat ini kisarannya berada di angka 300-an. Dan setiap tahunnya jumlah ini pasti selalu berubah atau bertambah,” ujar Wayan Warnata.

Menyikapi kekosongan ini, Wayan Warnata menjelaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. Langkah jangka pendek yang saat ini didorong oleh pemerintah daerah adalah mengoptimalkan peran tenaga pendidik yang masih aktif di sekolah-sekolah. “Untuk menyikapi hal itu, sekarang kita berdayakan dulu guru-guru yang ada di sekolah untuk mengajar,” jelasnya. (Wirnaya/balipost)

Baca juga:  Nusa Penida Ditetapkan Status Tanggap Darurat Bencana
BAGIKAN