Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pos Portal Rendang, Kamis (5/2). (BP/istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Karangasem terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor galian C. Sebagai bentuk komitmen tersebut, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata atau Gus Par melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pos Portal Rendang sekaligus mengecek portal digital pajak galian C di Desa Nongan, Kecamatan Rendang, yang belum berfungsi optimal selama hampir dua tahun, Kamis (5/2).

Sidak dilakukan setelah adanya laporan terkait belum maksimalnya pemungutan pajak galian C di wilayah Rendang. Kondisi ini disinyalir dipengaruhi oleh masih adanya aktivitas angkutan material yang belum sepenuhnya tercatat melalui sistem portal digital, sehingga potensi PAD dari sektor tersebut belum tergarap secara optimal.

Baca juga:  Balapan Liar di Pemogan Didatangi Polisi, Tiga Motor Berknalpot Brong Diamankan

Dalam sidak tersebut, Bupati Karangasem didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah. “Kami meminta jajaran BPKAD agar segera mengambil langkah konkret untuk melakukan pembenahan dan optimalisasi portal digital pajak galian C,” ucapnya.

Gus Par mengungkapkan, portal digital tersebut dinilai memerlukan sejumlah perbaikan, baik secara fisik maupun pada kelengkapan peralatan pendukung. Oleh karena itu, portal perlu segera diaktifkan kembali agar dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam mendukung sistem pemungutan pajak yang tertib dan terukur.

Baca juga:  Cincin Pedagang Disabilitas Dirampas, Polisi Buru Terduga Pelaku Ngaku Kerja di OPD Karangasem

“Dengan diaktifkannya kembali portal digital, pengelolaan pajak galian C diharapkan dapat berjalan lebih transparan dan akuntabel. Seluruh pembayaran pajak diarahkan masuk langsung ke sistem digital sehingga proses pencatatan dan pengawasan dapat dilakukan secara lebih sistematis sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Selain itu, kata Gus Par, Pemkab Karangasem juga mempertimbangkan penambahan jembatan timbang, mengingat kapasitas jalan di wilayah tersebut maksimal delapan ton. “Langkah ini menjadi bagian dari upaya penataan dan pengendalian aktivitas angkutan material galian C,” imbuh Gus Par.

Baca juga:  DPRD Badung akan Sidak Agen Perjalanan Tiongkok

Sementara itu, Kepala BPKAD Karangasem I Nyoman Siki Ngurah menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan Bupati. Pihaknya akan melakukan renovasi serta optimalisasi portal digital dengan menggandeng pihak terkait. “Kami akan bekerja sama dengan Bank BPD Bali agar sistem pembayaran pajak galian C dapat berjalan lebih efektif, tertib dan akuntabel,” ujarnya.

Untuk diketahui, setiap harinya ribuan truk keluar masuk mengangkut material galian C yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Karangasem. Optimalisasi portal digital diharapkan mampu mendorong peningkatan PAD sekaligus mewujudkan tata kelola pajak daerah yang transparan dan berkeadilan. (Adv/balipost)

BAGIKAN