Perajin di Gianyar saat memproduksi kerajinan perak. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Rabu (28/1) sejumlah peristiwa terjadi. Dari harga perak tembus Rp65 ribu per gram menyebabkan ratusan perajin Bali kena imbas hingga virus nipah merebak menjadi berita-berita yang menarik minat pembaca.

Bagi pembaca yang belum sempat membaca berita-berita ini, berikut cuplikan peristiwanya. Tersedia juga link yang bisa diklik untuk membaca lebih detilnya.

Berikut lima berita yang menjadi atensi pembaca Balipost Online:

1. Harga Perak Tembus Rp65 Ribu per Gram, Ratusan Perajin Bali Kena Imbas

DENPASAR, BALIPOST.com – Kenaikan harga perak dunia hingga menyentuh Rp65.000 per gram memberi tekanan serius bagi industri kerajinan perak di Bali. Kondisi ini dirasakan langsung oleh 538 perajin perak yang tercatat dalam Direktori Industri Kecil Menengah (IKM) tahun 2024.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Wiryanata, mengungkapkan bahwa lonjakan harga bahan baku menjadi salah satu tantangan utama yang memengaruhi keberlangsungan usaha perajin, khususnya skala UMKM.

Baca juga:  Hujan Ringan dan Potensi Angin Kencang, Cek Prakiraan Cuaca Bali 13 Oktober 2025

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/01/28/523480/Harga-Perak-Tembus-Rp65-Ribu…html

2. Tabrakan Beruntun Berujung Maut di Jalan Labuan Sait, Dua Orang Tewas

MANGUPURA, BALIPOST.com – Tabrakan beruntun melibatkan sejumlah kendaraan terjadi Jalan Labuan Sait, Desa Labuan Sait, Kabupaten Badung, Rabu (28/1). Kecelakaan mengakibatkan 2 orang tewas.

Lakalantas di Jalan Labuan Sait melibatkan truk molen, kendaraan boks besar dan sepeda motor.

Akibat kejadian itu dua orang berinisial DSY (33) dan AAM (28) meninggal.

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/01/28/523482/Tabrakan-Beruntun-Berujung-Maut-di…html

3. Longsor Terjang Obyek Wisata Ceking, Jalur Tegallalang-Kintamani Lumpuh dan Sejumlah Kendaraan Tertimbun

GIANYAR, BALIPOST.com – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Gianyar sejak Rabu sore (28/1) hingga malam memicu bencana tanah longsor hebat di obyek wisata Ceking, Tegallalang.

Baca juga:  Bangli Laporkan 3 Kasus Baru Positif COVID-19 Salah Satunya Anak Usia Lima Tahun, Seluruhnya Dikarantina di Rumah Karena Ini

Akibatnya, jalur utama yang menghubungkan Tegallalang menuju Kintamani saat ini lumpuh total.

​Longsor dilaporkan terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi memicu pergerakan tanah di tebing kawasan Ceking.

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/01/28/523807/Longsor-Terjang-Obyek-Wisata-Ceking,…html

4. Bali Dilanda Hujan dan Angin Kencang, Cek Prakiraan Cuaca 28 Januari 2026

DENPASAR, BALIPOST.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Bali pada Rabu (28/1) adalah hujan dengan potensi angin kencang.

Suhu tertinggi pada hari ini mencapai 31 derajat celcius.

Dalam peringatan dini hujan 3 harian yang diunggah di instagram BMKG Bali, pada hari ini peringatan dengan level waspada, hujan sedang hingga lebat terjadi di 8 kabupaten/kota di Bali.

Ada pun 8 kabupaten/kota itu adalah Badung, Denpasar, Bangli, Buleleng, Gianyar, Karangasem, Klungkung, dan Tabanan.

Baca juga:  Nasional Catat Korban Jiwa COVID-19 Capai Puluhan Orang

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/01/28/523464/Bali-Dilanda-Hujan-dan-Angin…html

5. Virus Nipah Merebak, Bandara Ngurah Rai Tingkatkan Pengawasan Penumpang

MANGUPURA, BALIPOST.com – Peningkatan kewaspadaan di pintu masuk Pulau Bali terus dilakukan menyusul merebaknya kasus Virus Nipah di sejumlah negara.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sebagai salah satu gerbang utama pariwisata nasional memperketat pengawasan terhadap seluruh penumpang, baik dari penerbangan internasional maupun domestik, guna mencegah potensi masuknya virus berbahaya tersebut ke wilayah Bali.

Sehubungan dengan meningkatnya kasus penularan Virus Nipah di luar negeri, Gede Eka Sandi Asmadi, Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mengatakan, secara intensif melakukan koordinasi dengan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Denpasar dalam hal pengawasan di lingkungan bandara.

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/01/28/523764/Virus-Nipah-Merebak,Bandara-Ngurah…html

BAGIKAN