
NEGARA, BALIPOST.com – Ratusan pecalang di Melaya bersama kepolisian Polsek Melaya mengamankan melasti serangkaian Nyepi di Kecamatan Melaya yang dipusatkan di genah melasti, Pantai Candikusuma, Senin (16/3) pagi.
Pengamanan meliputi prosesi perjalanan yang melintasi jalan Denpasar-Gilimanuk. Kondisi jalan yang masih dipadati antrian melasti di Candikusuma diikuti dari paling barat Desa Adat Sumbersari dan paling timur Desa Adat Tukadaya. Kondisi di Melaya ini sangat berbeda dibanding biasanya, lantaran masih dalam situasi arus mudik dimana antrian kendaraan ke Gilimanuk hingga di jalan Denpasar-Gilimanuk wilayah Desa Tuwed, Kecamatan Melaya.
Sehingga pengaturan dilakukan secara khusus dengan mengambil lajur jalan nasional ke arah Denpasar. Dari pantauan prosesi melasti ke segara Candikusuma berjalan lancar. Pengawalan dilakukan mulai dari Melaya, agar iring-iringan melasti yang melintasi jalan nasional lancar. Meskipun melintas di tengah antrian roda empat dan truk.
Kapolsek Melaya Kompol I Ketut Sukadana mengatakan hampir seluruh personil Polsek diterjunkan untuk pengamanan prosesi melasti, baik di sepanjang jalan jalur perjalanan maupun di lokasi melasti. Mulai dari Pos Pengamanan Melaya di Pasar Melaya hingga Tukadaya.
“Dari masing-masing desa adat juga dikerahkan pecalang untuk pengaturan berkoordinasi dengan kami,” katanya.
Untuk prosesi kembali dari segara ke masing-masing pura desa juga dilakukan pengamanan sepanjang jalan hingga ke Melaya.
Selain dari pecalang juga dari TNI di masing-masing desa (Babinsa) dan Koramil. Sekurangnya 100 pecalang dari 13 desa adat di Melaya juga dilibatkan untuk mengamankan prosesi melasti. (Surya Dharma/balipost)








