Petutas mendatangi TKP gantung diri di Banjar Penikit, Petang.(ist)
Petugas mendatangi TKP di Banjar Penikit, Petang. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Warga Banjar Penikit, Desa Belok Sidan, Petang, dikagetkan dengan penemuan I Wayan Darmada yang tidak bernyawa. Darmada merupakan seorang mahasiswa.

Kata sumber, dari keterangan saksi-saksi, pukul 11.30 Wita korban masih dilihat oleh orangtuanya duduk sambil merokok di depan kamar kakeknya. Selanjutnya pukul 13.45 Wita, I Made Sudana (41) dan anak perempuanya, Ni Kadek Wina Artini (18) berstatus pelajar, mencari korban.

Saat masuk kamar ayah Sudana, dilihat korban sudah tergantung dengan posisi menghadap ke utara. “Sudana langsung melepas ikatan selendang yang terikat di leher anaknya itu. Korban langsung dibaringkan di tempat tidur dan terus menghubungi ambulans. Setelah diperiksa petugas medis, korban dinyatakan meninggal,” ujar sumber.

Baca juga:  Petani di Manistutu Gantung Diri

Korban gantung diri diduga karena stres. Selain itu kemungkinan dia ada masalah dengan teman kampusnya.

Korban dikenal tertutup termasuk dengan keluarganya. “Atas kesepakatan, keluarga korban Ikhlas menerima kejadian ini dan tidak akan menuntut apapun. Keluarga membuat surat pernyataan di Polsek Petang,” ungkap sumber.

Kasubbag Humas Polres Badung Iptu Ketut Oka Bawa saat dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan kejadian itu. “Coba saya koordinasi dulu ke Polsek Petang,” tegasnya. (Kerta Negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.