Petugas KKP Kelas I Denpasar memeriksa penumpang yang baru tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. (BP/jay)

DENPASAR, BALIPOST.com – Bali kedatangan 150.794 wisatawan dari 170 negara dalam dua pekan atau setengah bulan. Di sisi lain, Warga Negara Asing (WNA) yang meninggalkan Pulau Dewata jumlahnya lebih banyak.

Berdasarkan data Kemenkuham Bali, WNA yang bertolak dari Bali pada 1-16 Maret tercatat 187.405 orang. Hal tersebut dijelaskan Humas Kemenkumham Bali Putu Surya Dharma, Selasa (17/3).

Mereka meninggalkan Bali melalui dua jalur, yakni Pelabuhan Benoa sebanyak 375 orang dan Bandara I Gusti Ngurah Rai 187.030.

Tiga besar warga asing yang meninggalkan Bali diduduki Australia dengan jumlah kepulangan 43.549 orang, disusul Rusia 11.291 dan India 10.434. Sementara WN Tiongkok yang angkat koper dari Pulau Dewata tercatat 2.001 orang.

Baca juga:  Upaya Tekan COVID-19, Dua Negara Ini Putuskan Tutup Perbatasan

Disinggung soal penolakan masuk Bali sesuai Permenkumham No.7 Tahun 2020 untuk memutus mata rantai virus Corona, menurut Surya Dharma, masih tetap di angka 115 wisatawan. Mereka tidak diizinkan menginjakkan kakinya di Pulau Dewata karena mempunyai riwayat bepergian ke wilayah terpapar suspect COVID-19. (Miasa/balipost)