Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum Bripka Arya. (BP/san)

TABANAN, BALIPOST.com – Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum Bripka I Made Arya, Jumat (31/1) yang berlokasi di Banjar Malmundeh, Desa Pandang Bandung, Kecamatan Kediri. Keluarga dari anggota Pol Air Polres Tabanan yang meninggal dunia saat bertugas mengamankan pamelastian karya agung pengurip gumi di Tanah Lot tersebut sangat terpukul dengan kepergian almarhum.

Meski demikian, keluarga telah mengikhlaskannya. Istri almarhum, Ni Luh Murtini (50) mengungkapkan, almarhum meninggalkan dirinya beserta tiga orang anak yakni Putu Melisa Arya Putri (20), Kadek Wahyuni Arya Utari (15) dan Komang Trisna (10).

Murtini tidak percaya suaminya secepat itu meninggalkan mereka selamanya. Sebab sebelumnya Bripka Made Arya tidak pernah mengeluh sakit. “’Sakit jantung tidak pernah. Selalu terlihat sehat,” ujarnya.

Baca juga:  Ribuan Umat Hindu Tangkil di Puncak Karya "Pangurip Gumi" Pura Luhur Batukau

Apalagi dalam kesehariannya suaminya tersebut aktif bekerja. Selain menjadi seorang polisi, ia juga memelihara ayam dan bebek. Menurut rencana, almarhum diaben pada Selasa (4/2) mendatang. (Wira Sanjiwani/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.