GIANYAR, BALIPOST.com – Proses pemilihan perbekel (pilkel) serentak di 29 desa di Gianyar sudah berlangsung pada Minggu (19/1). Hasilnya pun sudah usai dihitung.

Dalam Pilkel serentak ini, ada 19 petahana yang kembali bertarung. Namun hanya 11 diantaranya yang lolos.

Berdasarkan penghitungan real count Pemda Gianyar, ada 8 incumbent yang gugur. Untuk 11 incumbent yang berhasil lolos, antara lain Desa Batubulan, Batuan Kaler, Tampaksiring, dan Petak Kaja. Juga dari Bukian, Melinggih, Kerta, Petulu, Singakerta, Pupuan dan Desa Lod Tunduh.

Sementara delapan incumbent yang gugur, meliputi Desa Guwang (Cokorda Rai), Singapadu (Kadek Sutisna), Batuan (I Wayan Netra), Saba (Gusti Ngurah Mahendradinata), Pering (I Gusti Agung Ngurah Arika Sudewa), Bedulu (Ketut Rinata), Bakbakan (Ketut Darsa) dan Desa Bresela (I Made Budiasa).

Terdapat 18 perbekel baru yang lolos. Sebagian dari mereka yang lolos merupakan jebolan partai politik.

Baca juga:  Gianyar Siapkan Anggaran Rp 1,3 Miliar untuk Pilkel Serentak

Delapan new comer diantaranya berhasil menumbangkan incumbent yang sebelumnya sudah mengabdi di desa. Salah satu new comer yang merupakan jebolan partai politik ialah Putu Ariawan yang sebelumnya ketua PAC PDIP Kecamatan Blahbatuh.

Pria bertubuh gempal ini berhasil unggul di tujuh TPS, dengan total perolehan dari 19 TPS mencapai 2.231 dari suara sah 5.984. Sehingga pria yang akrab disapa Putu Lae ini menang melawan incumbent, Ketut Rinata.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Ngakan Ngurah Adi menerangkan petugas yang merekap dan memasukan data ke aplikasi, ada di setiap TPS pada masing-masing desa yang menyelenggarakan pilkel. “Petugas real count ada di masing-masing TPS, sekarang sentranya di Dinas Infokom, aplikasi hingga server semua di sana,” katanya. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.