Ketua Umum Karya Agung Pengurip Gumi yang juga Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Rabu (18/12) audiensi ke Polres Tabanan yang diterima langsung oleh Kapolres Tabanan Agus Tri Waluyo. (BP/Istimewa)

TABANAN, BALIPOST.com – Karya Agung Pengurip Gumi tahun 2020 mendatang di Pura Luhur Batukau, Tabanan, bernilai penting dalam kaitannya menjaga keseimbangan alam. Maka dari itu, semua komponen diharapkan bahu membahu mensukseskan ritual tersebut.

Guna meningkatkan sinergitas antarkomponen dalam penyelenggaraan karya, Ketua Umum Karya Agung Pengurip Gumi yang juga Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Rabu (18/12) melakukan audiensi ke jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Tabanan. Ia mengawali audiensi ke Polres Tabanan yang diterima langsung oleh Kapolres Tabanan Agus Tri Waluyo, kemudian ke Pengadilan Negeri Tabanan yang diterima Ketua PN Gusti Ayu Susilawati dan mengakhiri audiensi di kantor Kodim 1619/Tabanan yang diterima langsung Dandim 1619/Tabanan Toni Sri Hartanto.

Audiensi lanjutan ke seluruh Forkopimda Tabanan akan dilaksanakan sesegera mungkin. Dalam ketiga audiensi tersebut, Sanjaya menyampaikan bahwa Karya Agung Pengurip Gumi yang bertepatan dengan pujawali di Pura Luhur Batukau adalah ritual yang sangat sakral. ‘’Upacara ini merupakan pawisik atau pawuwus Ida Batara,’’ ungkapnya.

Baca juga:  Puncak Pujawali Pura Luhur Batukaru Dipadati Pemedek

Diceritakannya, pawisik atau sabda terkait pelaksanaan karya turun dari Ida Batara melalui pemangku di Pura Puncak Kedaton selaku pedasaran. Dari situlah umat diminta menggelar Karya Agung Pengurip Gumi atau penyucian jagat. “Salah satu syarat yang diminta adalah melaksanakan ritual melasti berjalan kaki sejauh 43 km dari Pura Luhur Batukau sampai di Pura Luhur tanah Lot. Kemudian dari Tanah Lot jalan lagi, istirahat di Pura Puseh Tabanan, lanjut lagi ke Pura Luhur Batukau,” jelasnya. (Puspawati/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.