GIANYAR, BALIPOST.com – Dua bersaudara penyalah guna narkoba, yakni Agung Wirayuda (47) dan Agung Alit Satria (30) diamankan. Kedua pelaku ditangkap ketika mengambil sabu-sabu di seputaran Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati.

Kini kedua pelaku beserta barang bukti diamankan di sel tahanan Mapolres Gianyar, Kamis (12/9). Wakapolres Gianyar, Kompol Adnan Pandibu didampingi Kasat Resnarkoba, AKP Pawana Jaya Negara, mengatakan penangkapan kedua pelaku bermula ketika Agung Wirayuda mengajak adik sepupunya Agung Alit Satria mengambil sabu-sabu pada Kamis (5/9) malam sekitar pukul 22.30 wita. “Jadi dua pelaku ini saudara sepupu,” ucapnya.

Kompol Adanan mengatakan dua pelaku yang sama-sama berasal dari Kelurahan Pemecutan, Kecamatan Denpasar Barat itu awalnya naik sepeda motor. Setiba seputaran Desa Batubulan mereka mengarah ke Terminal Batubulan.

Kala itu polisi yang sudah bersiaga pun merasa curiga dengan gerak-gerik premotor yang mencurigakan. “Kala itu mereka usai mengambil sabu-sabu yang ditempel dekat terminal Batubulan,” katanya.

Baca juga:  Polisi Tangkap Pegawai Honorer Nyambi Jadi Pengedar Narkoba

Kemudian, petugas yang mengendus aksi mereka langsung memburunya. Kedua pelaku itu pun berhasil diamankan polisi. “Polisi langsung melakukan penggeledahan. Kami temukan narkoba di letakkan di dashboard motor. Barang itu diduga sabu-sabu seberat 0,19 gram netto,” terangnya.

Usai penangkapan itu, pelaku beserta barang bukti digiring ke Mapolres Gianyar, untuk pengembangan lebih lanjut. “Karena mereka memakai sistem tempel. Dan jaringan seperti ini memang sistemnya tertutup,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP Pawana menambahkan, Agung Wirayuda sudah pernah ditangkap atas kasus yang sama. “Dia pernah ditangkap oleh jajaran Polresta Denpasar, sekitar 2010 lalu,” imbuhnya.

Dikatakan kala itu Agung Wirayuda divonis 4 tahun penjara, namun dijalani selama 2 tahun. Setelah bebas, dia kembali ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkotika. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.