Bupati Klungkung Nyoman Suwirta saat rapat dengan lembaga terkait soal rencana pembangunan ulang wantilan Pura Ped, Nusa Penida. (BP/gik)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Pascakebakaran yang menghanguskan wantilan di Pura Penataran Ped, Nusa Penida, Pemkab Klungkung siap membantu pangempon pura untuk membangun kembali wantilan tersebut. Pihak pangempon pura diminta segera membuat perencanaan ulang. Pemkab siap memfasilitasi melalui dana APBD, agar dampak kebakaran ini lebih cepat teratasi.

Demikian disampaikan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta saat menggelar rapat dengan lembaga terkait, seperti Kepala Pelaksana BPBD Klungkung Made Widiada, Kepala Badan Keuangan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Klungkung I Dewa Putu Griawan, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung A.A Gede Lesmana di Ruang Rapat Bupati, Rabu (21/8).

Bupati Suwirta menyampaikan, Pemkab Klungkung siap membantu menangani proses pembangunan ulang wantilan yang dimanfaatkan pangempon pura untuk tempat mejejaitan itu, sehingga dikenal sebagai Wantilan Reringgitan. Ia berharap pangempon Pura Ped membuat perencanaan ulang. Pemkab Klungkung akan membantu biaya pembangunan Wantilan Reringgitan tersebut dengan sumber dana berasal dari APBD Induk 2020 atau pada APBD Perubahan 2020 melalui hibah atau BKK. ”Pembangunan wantilan dan penataannya akan masuk dalam skala prioritas pemerintah daerah,” katanya.

Baca juga:  Soal Status KS di DPRD Bali, Pimpinan Serahkan pada Induk Partai

Wantilan Pura Penataran Ped terbakar, Senin (19/8) malam lalu. Kobaran api begitu cepat membesar, sehingga menghanguskan seluruh isi bangunan. Banyaknya barang yang mudah terbakar di dalam wantilan, seperti berbagai perlengkapan banten, membuat api begitu cepat melalap hingga bagian atapnya seketika roboh. Kebakaran hebat ini sontak membuat kaget warga sekitar. Mereka cemas, kobaran api yang begitu besar merembet ke sejumlah palinggih pura dan bangunan lain di sekitarnya.

Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta sempat meninjau lokasi kebakaran. Agar tidak banyak opini yang simpang siur, ia berharap masyarakat tetap tenang dan mempercayakan semua penyelidikan kepada pihak kepolisian. (Bagiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.