SVF akan kembali digelar pada 21-25 Agustus. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Sanur Village Festival akan kembali digelar pada tahun ini. Dalam penyelenggaraannya yang ke-14, akan ada sejumlah kolaborasi dan inovasi yang ditampilkan untuk menggaet wisatawan berkunjung ke Sanur.

Salah satu kolaborasi yang bakal ditampilkan pada malam pembukaan adalah kolaborasi musisi jazz Indra Lesmana dengan seniman I Nyoman Windha bersama sekehe jegog yang menggunakan instrumen berbahan bambu. “Ini merupakan pengalaman kedua bekerja sama dengan Pak Windha setelah 14 tahun berlalu,” kata Indra Lesmana.

Sementara itu terkait SVF, menurut Ketua Umum Sanur Village Festival (SVF), Ida Bagus Gede Sidharta Putra, Senin (19/8), kegiatan tahunan ini diharapkan mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan. Dikatakan, tingkat hunian hotel di kawasan Sanur pada semester I tahun ini rata-rata berkisar pada 55 persen. Karena itu, diperlukan langkah bersama untuk mampu meningkatkan kunjungan wisatawan serta tingkat hunian hotel di kawasan pariwisata tertua di Bali ini.

Pria yang akrab disapa Gusde ini mengatakan branding yang telah terbangun hingga memasuki kegiatan tahun keempat belas ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kunjungan wisatawan yang dinilai masih lesu. “Kami terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas kemasan festival agar tetap menjadi daya tarik dan menjadi kenangan mengesankan bagi para penggunjung termasuk wisatawan,” katanya.

Gusde yang juga Ketua Yayasan Pembangunan Sanur ini bersama warga ingin terus memberikan sumbangsih bagi keberlanjutan pariwisata yang menjadi penopang ekonomi terbesar di wilayah ini. Salah satunya melalui festival yang kali ini bertema ‘Dharmaning Gesing’ yang menggerakkan berbagai komunitas untuk tak henti melakukan kreasi dan inovasi terhadap kemanfaatan tanaman bambu yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Bali.

Baca juga:  Kepulauan Nusa Penida, Pariwisata dan Infrastruktur Masih Timpang

Sanur Village Festival XIV digelar selama lima  hari yang akan mulai  pada 21-25 Agustus 2019 di Pantai Matahari Terbit Sanur. Seluruh persiapan hingga Minggu (18/8) telah mencapai sekitar 75% dan dipastikan rampung menjelang pembukaan yang rencananya dilakukan Menteri Pariwisata Arief Yahya, Rabu (21/8) malam.

Dalam festival kali ini warga Sanur juga bersuka cita karena salah satu tokoh dan Founder Santrian Group Ida Ratu Pedanda Gede Dwija Ngenjung atau dikenal dengan Ida Bagus Tjetana Putra memperoleh Tanda Kehormatan Satya Lencana Kesetiaan Pariwisata dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Secara simbolis telah diserahkan kepada putra ketiganya,  I.B. Agung Partha Adnyana di Jakarta dan akan diserahkan langsung oleh Menpar pada malam pembukaan festival.

Gusde menjelaskan panitia berupaya menerjemahkan tema ke dalam berbagai perangkat dan peranti di arena festival mulai dari gerbang masuk hingga ke panggung utama yang didominasi bahan bambu. Memang, belum seluruh keinginan dapat terwujudkan, tetapi paling tidak upaya ini diharapkan memantik keinginan bersama untuk kembali memanfaatkan bahan ramah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dan kegunaannya. (Asmara Putera/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.