TABANAN, BALIPOST.com – Mengisi kekosongan posisi Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan yang ditinggal purna tugas oleh I Nyoman Wirna Ariwangsa, Jumat (1/2), Asisten II, Wayan Miarsana ditunjuk menjadi pelaksana harian (Plh). Selanjutnya Miarsana akan melaksanakan tugas prioritas selama masa 15 hari ke depan.

Kepala BKPSDM Tabanan I Wayan Sugatra menerangkan tugas seorang Plh Sekda hanya meneruskan penyelenggaran administrasi pemerintahan sepanjang belum ada definitif. Tujuannya agar roda pemerintahan tetap berjalan kondusif. “Posisi Sekda sangat strategis karena berperan sebagai kepala staf di pemerintahan. Dia juga bertanggung jawab langsung atas penyelenggaraan birokrasi pada kepala daerah, sehingga tidak boleh kosong karena setiap hari ada saja dokumen yang perlu ditandatangani,” ucapnya.

Ditambahkan Sugatra hasil koordinasi dengan pusat, untuk Plh secara aturan seharusnya ditunjuk asisten satu, hanya saja posisi asisten 1 juga kosong pasca ditinggal pensiun I Wayan Yatnanadi. Secara otomatis untuk posisi tersebut ditunjuk Asisten 2 bidang perekonomian dan pembangunan.

Penunjukkan Plh ini juga sesuai Perpres No. 3 tahun 2018 tentang penjabat Sekda. Apalagi, sampai kini Bupati Tabanan belum ada tanda-tanda menetapkan satu nama dari tiga kandidat Sekda Tabanan hasil seleksi belum lama ini. Mereka adalah I Gede Susila (Kadisdik), I Gusti Agung Rai Dwipayana (Kadisdukcapil) dan I Wayan Kotio (Kadis Persip).

Baca juga:  Argentina Tertarik Kerajinan Bambu Tabanan

Ditemui di acara pelepasan pejabat tinggi, di ruang rapat lantai tiga kantor Bupati Tabanan, Wirna Ariwangsa berharap siapapun nanti yang mengisi posisi Sekda bisa mengemban tugasnya dengan baik khususnya untuk pembangunan Tabanan kedepan. “Bagi saya ketiga kandidat sekda sama sama kuat dengan kelebihannya masing-masing, dan siapapun nanti yang ditunjuk saya yakin bisa melaksanakan kewajiban sebagai sekda dengan baik,” ucapnya.

Di sisi lain Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat dikonfirmasi terkait siapa yang ditunjuk dari tiga kandidat yang telah disodorkan belum mau berkomentar banyak. Yang jelas, dikatakannya untuk pelantikan Sekda akan bersamaan dengan pengisian sejumlah posisi kosong yang ada. “Pastinya segera, tunggulah biar ada kejutan, tinggal tunggu hari baik,” kilahnya.

Begitupun saat ditanya apakah banyak posisi pejabat eselon II yang diputar, Bupati Eka hanya mengatakan kemungkinan saja ada karena mutasi merupakan proses penyegaran. “Ada pastinya tetapi tidak banyak, namanya juga bentuk penyegaran,” pungkasnya. (Puspawati/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.