Petugas saat melakukan pengawasan di sejumlah titik mengantisipasi aksi premanisme dan terorisme. (BP/bit)

TABANAN, BALIPOST.com – Jajaran Polres Tabanan menggelar Operasi Cipta Kondisi, sabtu (15/12) malam pukul 20.00 wita. Kegiatan tersebut merupakan upaya kepolisian dalam rangka mengantisipasi aksi premanisme dan terorisme.

Diawali dengan kegiatan apel, Karendal Cipkon Agung III 2018 Polres Tabanan Kompol I Gede Putu Putra Astawa, S.H. didampingi Kaset Ops Cipkon Agung III 2018 AKP I Wayan Sudita,S.H, menegaskan agar petugas yang melaksanakan kegiatan patroli agar diutamakan keselamatan diri serta rekannya tidak ada yang bergerak sendiri-sendiri mengingat pergerakan dilakukan malam hari, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Hindari arogansi, jika menemukan hal-hal yang dapat mengganggu situasi kamtibmas sesegera mungkin diantisipasi untuk menghindari dampak yang akan ditimbulkan” ujar Kompol I Gede Putu Putra Astawa, S.H.

Usai apel, barulah 34 personil yang terlibat dalam Operasi Cipkon Agung III 2018 Polres Tabanan melaksanakan Patroli serta sidak di seputaran Kota Tabanan seperti jalan Gajah Mada, pasar Dauh Pala, Terminal Persiapan, jalan By Pass Ir. Soekarno dan seputaran Banjar Anyar Kediri.

Disamping melakukan pengawasan, petugas juga memberikan pembinaan serta penyuluhan terhadap masyarakat yang beraktifitas di malam minggu.

Seperti misalnya di terminal pesiapan personel yang melaksanakan patroli melakukan pengecekan terhadap kelengkapan identitas diri para pengunjung. Begitu juga pengawasan terhadap pedagang petasan ataupun kembang api. Selama kegiatan berlangsung tidak ditemukan orang, dan barang yang mencurigakan serta berjalan aman dan lancar.

Baca juga:  Warga Sinjuana Ditemukan Tewas di Sawah

Tidak hanya di wilayah kota Tabanan, sejumlah jajaran Polsek, pada Sabtu malam juga melakukan giat sebagai imbangan Operasi Cipkon, seperti yabg dilakukan jajaran Polsek Selemadeg. Dibawah komando Kompol Sukanada, petugas menyasar perumahan dan warung penjual tuak. Untuk di perumahan, petugas mengecek kartu identitas penduduk pendatang serta buruh.  petugas juga menyasar warung penjual miras jenis tuak. Di salah satu warung kedapatan tujuh orang warga tengah minum minum tuak. Petugas pun kemudian mengecek jenis tuak yang diminum, terhadap kelayakan untuk di konsumsi, serta mengecek ijin usaha warung terkait dan melakukan pemeriksaan terhadap para pengunjung yang tengah minum-minum.

Terkait banyak agenda penting di bulan desember ini, Kasubag Humas Polres Tabanan AKP Surya Kusuma, saat dikonfirmasi Minggu (16/12) menghimbau agar seluruh masyarakat bisa mengendalikan euforia dalam menyambut Perayaan Natal 2018 dan tahun Baru 2019, serta agar lebih berhati-hati dalam menyalakan kembang api. Disamping dapat membahayakan diri sendiri juga dapat membahayakan orang lain dan mengakibatkan kebakaran. “Begitu pula dalam menyambut hari Raya Galungan dan Kuningan, dupa sebagai sarana upacara juga dapat memicu terjadinya kebakaran sehingga harus lebih berhati-hati dan waspada dalam penempatannya,”ucapnya.

Dikatakan operasi  seperti ini akan terus digelar, untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat. Pihaknya juga menghimbau seluruh komponen masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing. (puspawati/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.