Pekerja sedang mengerjakan proyek penataan Patung Dewa Ruci. (BP/edi)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Menjelang pelaksanaan IMF-WB Annual Meeting, Badung tidak hanya melakukan penataan di kawasan Kuta Selatan. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, juga melakukan penataan ikon-ikon yang ada di Kuta.

Seperti penataan di sekitar simpang Dewa Ruci. Ikon berupa patung Dewa Ruci ini, nantinya akan dilengkapi dengan air mancur dekoratif dan sistem pencahayaan modern.

Dikonfirmasi, Selasa (17/7), Kepala Dinas LHK Badung, Putu Eka Merthawan mengatakan, untuk tahap pertama, dalam waktu sebulan ini penataan di sekitar simpang Dewa Ruci harus sudah tuntas. Saat ini, sedang ada penataan taman dan juga kolam yang sudah ada.

Selain itu beberapa spot lampu juga akan dibenahi. “Untuk kolamnya dilakukan pengurasan ulang dan diberikan pelapis supaya tidak bocor. Sementara, warnanya juga ditambah supaya tidak terlihat kusam,” ujarnya.

Menurutnya, kolam ini akan ditata ulang dengan penambahan air mancur dan lighting. Seluruh mesin pompa airnya akan diganti dengan yang baru. Sedangkan, untuk air mancur yang dipasang nantinya berupa air mancur yang dekoratif.

Baca juga:  Upacara HUT Kemerdekaan RI Digelar di Tukad Unda

Dalam artian, air mancur ini nanti disesuaikan dengan lampu yang ada. “Yang jelas nanti ini dekoratif dan atraktif sekali dengan teknologi terbaru. Tentu ini akan bisa menarik untuk dilihat saat malam hari” pungkasnya.

Sementara, untuk taman, juga ditata ulang. Namun, dalam penataan itu, tanaman khas berupa tanaman jepun akan tetap di pasang. Dipilihnya jepun karena tempatnya dekat dengan laut dengan kondisi terik yang sangat panas, tanaman ini sangat tahan dan rajin berbunga.

Diungkapkannya, untuk penataan ini, semua dananya bersumber dari program CSR pihak swasta. Dengan total dana kurang lebih Rp1,5 miliar. Sedangkan, untuk perawatannya nanti akan dilakukan oleh tim CSR. “Kami bersyukur ada CSR. Mereka kerjanya luar biasa cepat sekali,” katanya.

Pihaknya menargetkan, untuk yang di Simpang Dewa Ruci, bisa selesai dalam dua minggu ini. Setelah itu penataan dilanjutkan ke patung Satria Gatot Kaca, Tuban dan Ground Zero, Legian. “Nanti kalau masih ada waktu, kami akan pasang lampu pada taman di seputaran underpass,” tambahnya. (Yudi Karnaedi/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.