Petugas melakukan pemadaman api pada mobil pick up yang ikut terbakar di gudang alang-alang.(BP/nik)

GIANYAR, BALIPOST.com – Gudang alang-alang di Banjar Tebongkang, Desa Singakerta, Ubud, ludes terbakar pada Selasa (26/6). Dugaan sementara kebakaran disebabkan lampu di lokasi itu yang dibiarkan menyalah, sehingga memicu konsleting listrik. Sementara pemilik gudang, Murdi (50) yang mudik ke Lombok belum bisa dihubungi.

Kebakaran Selasa siang sekitar pukul 12.20 wita. Sawaludin yang tinggal disebelah gudang alang-alang itu dikejutkan kepulan asap dan kobaran api di areal tempat usaha tersebut. ”Terkejut sekali melihat api di dalam sudah besar,“ ucapnya.

Lantas, Sawaludin berteriak minta tolong memanggil warga setempat. Ia langsung mengambil air menggunakan ember memadamkan api. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Api pada gudang yang bersebelahan dengan SMPN 2 ubud itu semakin membesar. “Api cepat sekali berkobar, karena di dalam itu menyimpan bahan alang-alang yang mudah terbakar,“ katanya.

Baca juga:  TPA Peh Terbakar

Petugas pemadam yang tiba di lokasi berupaya memadamkan api. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 13.45 wita. “Api sudah dipadamkan setelah mengerahkan 4 mobil pemadam dan petugas ke lokasi,“ ucap Kasat Pol PP Gianyar, Cokorda Gde Agusnawa via telepon.

Dari kejadian itu, hampir seluruh tempat usaha tersebut ludes, termasuk juga satu buah bangunan berukuran 10 x 7 meter. Satu unit mobil pick Up warna putih DK. 9865 AG juga ludes terbakar. Kerugian belum bisa dipastikan, mengingat Murdi pemilik perusahaan itu masih mudik.

Sementara Kapolsek Ubud Kompol Made Raka Sugita mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP dugaan sementara kebakaran disebabkan konsleting arus listrik. “Dugaan kami ini konsleting dari lampu yang ditinggalkan hidup oleh pemiliknya yang mudik,“  katanya. (manik astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.