Iptu I Made Sukiarta. (BP/bit)

TABANAN, BALIPOST.com – Sudah menjadi tradisi, arus mudik Lebaran akan mulai terasa sepekan sebelumnya. Pihak kepolisian pun sudah mulai melakukan persiapan pengamanan.

Polres Tabanan sendiri mengerahkan 250 personil, dengan penyiapan 18 pos mulai dari pos pelayanan, pengamanan dan pelayanan terpadu. Termasuk memetakan jalur rawan macet dan rawan kecelakaan.

KBO Lantas Polres Tabanan, Iptu I Made Sukiarta seizin Kasatlantas Polres Tabanan, AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari menerangkan, 250 personil untuk pengamanan arus mudik lebaran akan dibagi di masing-masing pos yang sudah dirancang. “Sebanyak 250 personil ini nantinya tersebar di sejumlah titik di 10 kecamatan yang ada di Tabanan,” ujarnya, Senin (4/6).

Terkait persiapan pos, telah disiapkan pula pos tetap sebanyak 4 unit terletak di pos Dadakan, pos depan Universitas Tabanan, pos trafic light Kediri, Kecamatan Kediri dan pos trafic light Gerokgak. Sementara untuk pos pengamanan ada 9 titik masing masing, di Masjid Al Huda Kediri, pos Lumajang Kecamatan Kerambitan, pos Bunut Puhun Kecamatan Selemadeg Timur. Pos Berembeng, pos Antosari Kecamatan Selemadeg, pos Joger Kecamatan Baturiti, pos Alas Kedaton Kecamatan Marga dan pos di Masjid An Nur Kecamatan Penebel Tabanan. “Rata-rata di pos pengamanan ada 6 petugas gabungan polisi yang jaga,” jelasnya.

Setelah pos pengamanan, adapula pos pelayanan di tempat pariwisata ada 4 pos diantaranya di pos TAC Megati, Selemadeg Timur, pos Patung Adipura, Kecamatan Tabanan, pos Patung Jagung Kecamatan Baturiti, dan pos Tanah Lot di Kecamatan Kediri.

Dan terakhir ada pos pelayanan terpadu yang terletak di Soka Indah atau areal restoran Pantai Soka di Kecamatan Selemadeg Barat. Khusus di pos pelayanan terpadu, melibatkan seluruh instansi yang ada di Pemkab Tabanan sesuai dengan koordinasi polisi dengan pemerintah.

Baca juga:  Akulturasi Budaya Dipegang Teguh Masyarakat Pagayaman

Di sana terdapat pelayanan kesehatan gratis, bengkel gratis, pijat gratis, serta pembagian takjil. “Unsur kesehatan juga kami libatkan, begitupula, Damkar, TNI, Dishub, petugas derek dan Satpol PP. Jadi nanti ada instansi lain yang ikut bertugas di pos pelayanan terpadu,” terangnya.

Semua pos sampai saat ini masih dalam proses pembuatan. Ditarget rampung 6 Juni mendatang. “Posko sudah dibentuk mulai tanggal 1 Juni dan final tanggal 6 Juni,” jelasnya.

Sukiarta menegaskan untuk Tabanan jalur rawan kecelakaan saat ini terpantau di Jalur Bypass Soekarno dari Pasar Hewan Kediri ke barat hingga depan Hardys Tabanan. Kemudian jalur macet ada di Masjid Al Huda Kediri, Joger, Patung Jagung di Baturiti dan Tanjakan Samsam II Kecamatan Kerambitan. “Kami harap para pemudik dan pengendara lainnya tetap waspada dan berhati-hati,” imbuhnya.

Mengantisipasi kemungkinan adanya kecelakaan selama arus mudik, pihaknya menghimbau akan lebih baik jika pemudik mengikuti angkutan mudik gratis yang dirancang Pemkab Tabanan. Dimana rencananya akan disiapka 13 bus tujuan Madura, Surabaya, Jember, Pasuruan dan Situbondo dan akan dikawal oleh polisi sampai di pelabuhan Gilimanuk. “Namun jika ada yang tetap memanfaatkan kendaraan pribadi diimbau agar barang yang dibawa tidak berlebihan dan menganggu kenyaman selama mudik,” harapnya. (Puspawati/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.