Pembangunan rumah di Yeh Mampeh sudah rampung. Kini puluhan warga sudah menghuni rumah tersebut. (BP/nan)

BANGLI, BALIPOST.com – Pembangunan puluhan unit rumah bagi warga yang terkena bencana banjir bandang di Dusun Yeh Mampeh, Desa Batur Selatan, Kintamani telah selesai dikerjakan pada Februari lalu. Bahkan setelah dilaksanakan upacara pamlaspas dan pacaruan alit, puluhan warga calon penerima sudah ada yang menempati rumah bantuan tersebut dan ada juga belasan warga yang belum menempatinya dengan alasan belum ada listrik dan air bersih.

Perbekel Desa Batur Selatan, I Gede Sarjana, Senin (14/5) mengungkapkan, pembangunan 50 Kepala Keluarga (KK) sudah rampung dikerjakan sekitar  tiga bulan lalu. Kata dia, sebelum rumah ditempati sejumlah warga, pihaknya lebih dulu  menggelar upacara pamlaspasan dan pacaruan alit.

“Biaya untuk pamlaspasan dan pecaruan alit bangunan rumah merupakan urunan dari krama yang bakal menerima bantuan rumah tersebut. Masing-masing warga urunan sebesar Rp 100 ribu,” ucapnya.

Menurut Sarjana, saat ini memang belum ada fasilitas penerangan atau listik di banguan rumah tersebut. Tak hanya listrik, fasilitas penunjang lainnya seperti air juga belum ada untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Atas kondisi itu, dari 50 KK calon peneriam bantuan, saat ini baru sebanyak 39 KK yang sudah menempati banguan tersebut. Sedangkan 11 KK belum menghuni rumah tersebut. “Alasan belasan warga belum masuk rumah karena belum ada listrik dan air,” paparnya.

Baca juga:  Gempa Lombok, XL Axiata Pastikan Jaringan dan Layanan Normal

Dijelaskannya, agar aliran listrik dan air dapat mengalir ke masing-masing rumah, pihaknya telah mengajukan bantuan ke pihak terkait yang membidangi. “Kita sudah mengajukan bantuan listik, namun sampai saat ini belum ada jawaban. Dan kita hanya bisa menunggu saja. Kita berharap permohonan kita bisa disetujui,”harap Sarjana.(eka prananda/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.