Hibah- Bupati Karangasem I Gede Dana saat mendampingi Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta ketika menyerahkan bantuan hibah ke Karangasem di GOR Gunung Agung, pada Rabu (17/4). (BP/Ist)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp 109 miliar untuk 123 kelompok masyarakat yang ada di Kabupaten Karangasem yang bertempat di GOR Gunung Agung, Amlapura Rabu (17/4).

Pemberian bantuan hibah tersebut pun sangat diapresiasi oleh Bupati Karangasem I Gede Dana karena bantuan tersebut sangat membantu perekonomian warga Bumi Lahar.

Bupati Karangasem, I Gede Dana mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi atas hibah yang diberikan oleh Kabupaten Badung untuk masyarakat Karangasem. Kata dia, dengan adanya bantuan hibah ini sangat membantu perekonomian masyarakat.

Baca juga:  Arus Balik ke Bali Masih Landai, Diprediksi Puncaknya di Tanggal Ini

“Saya sebagai Bupati Karangasem mengucapkan terima kasih atas hibah yang diberikan. Dengan hibah tersebut akan meringankan beban masyarakat yang hendak melakukan perbaikan Pura, jalan dan yang lainnya. Hibah yang diberikan ini langsung ke kelompok masyarakat di bawah, yang peruntukannya untuk pembangunan balai Banjar, pura dan yang lainnya,” ujarnya.

Dibagian lain, Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta mengatakan, kalau program Badung berbagi untuk Bali dengan menyerahkan dana hibah ke masyarakat sudah dijalankan sejak tahun 2017 dan sampai saat ini masih terus dipertahankan. Bahkan program tersebut bisa diteruskan oleh pemimpin Badung untuk ke depannya. “Program ini untuk seluruh masyarakat Bali, tapi besarannya sesuai dengan permohonan serta kebutuhan,” katanya.

Baca juga:  Alumni 84 SLUA 2 Saraswati Denpasar Berbagi Nasi Bungkus

Giri Prasta mengatakan, untuk di Karangasem tahun ini ada sebanyak 123 kelompok masyarakat yang mendapatkan dana hibah dengan anggaran sebesar Rp 109 miliar. “Tujuan dari program tersebut adalah untuk meringankan beban masyarakat Bali. Mengingat selama ini beban masyarakat Bali cukup banyak yang berkaitan dengan upacara keagamaan,” imbuh Giri Prasta. (Adv/Balipost)

BAGIKAN