Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa.(BP/par)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Badung mulai tahun 2026 mempertegas komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus menjaga kelestarian budaya Bali. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyiapkan program beasiswa pendidikan hingga jenjang Strata Satu (S1) serta menaikkan dana kreativitas ogoh-ogoh sebagai bentuk keberpihakan nyata kepada generasi muda.

Program beasiswa ini menyasar siswa SMA yang bersekolah di wilayah Kabupaten Badung serta mahasiswa S1 dari keluarga dengan kriteria tertentu. Bupati Adi Arnawa menegaskan, bantuan pendidikan tersebut mulai direalisasikan pada tahun 2026 dan akan diberikan secara berkelanjutan agar tepat sasaran.

“Di 2026 dari sekarang mulai saya memberikan bantuan beasiswa kepada anak-anak Badung, khususnya tingkat SMA yang penting bersekolah SMA di wilayah Kabupaten Badung,” ungkap Bupati Adi Arnawa.

Baca juga:  Bupati Giri Prasta Kunjungi SMAN 2 Abiansemal

Tidak hanya bagi siswa SMA, Pemkab Badung juga menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa S1 yang berasal dari keluarga petani, nelayan, serta masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini diharapkan mampu membuka akses pendidikan tinggi secara lebih luas dan berkeadilan.

“Kita sudah siapkan semacam beasiswa kalau tidak salah setiap tahun sebesar Rp3 juta untuk satu siswa. untuk kuliah S1 untuk masyarakat Bandung dengan kriteria satu adalah petani orangtuanya yang kedua adalah nelayan yang namanya nyoman atau ketut terus yang ketiga adalah berpenghasilan 5 juta ke bawah,” jelasnya.

Lebih lanjut, beasiswa S1 tersebut diberikan selama empat tahun penuh. Bahkan, mahasiswa yang mampu menyelesaikan studi tepat waktu akan mendapatkan tambahan bantuan biaya wisuda sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah daerah.

Baca juga:  SIM Keliling di Bali 26 Januari 2026, Cek Lokasinya

“Saya akan berikan beasiswa setiap tahun selama 4 tahun kalau bisa menyelesaikan kuliahnya selama 4 tahun sekaligus memberikan uang wisuda terakhir untuk wisuda beasiswa mulai tahun 2026 ini,” tegasnya.

Selain fokus pada sektor pendidikan, Pemkab Badung juga menunjukkan keseriusan dalam mendukung kreativitas dan pelestarian budaya Bali. Tahun ini, dana kreativitas ogoh-ogoh resmi dinaikkan dua kali lipat dari sebelumnya, dari Rp20 juta menjadi Rp40 juta per ogoh-ogoh.

“Sebagai janji saya sama pak Bagus Alit Sucipta selaku wakil bupati di mana dulu kalau enggak salah dana kreativitas itu sebesar Rp 20 juta untuk ogoh-ogoh. Namun, sekarang tahun ini kita bantu sebesar Rp40 juta. Artinya saya Pak Wakil kalau dulu dikenal namanya Adi Cita ternyata sudah membuktikan berkomitmen janji kita berdua,” jelasnya.

Baca juga:  Badung Rasionalisasi Bansos, Kucuran Miliaran Rupiah Dana Bantuan ke 5 Parpol Tetap Jalan 

Bupati Adi Arnawa juga mengingatkan agar dana kreativitas tersebut digunakan secara bertanggung jawab dan benar-benar difokuskan untuk mendukung kreativitas generasi muda.

“Dana ini tolong digunakan baik-baik lakukan yang benar jangan dimanfaatkan yang tidak-tidak betul-betul fokus untuk dana kreativitas saya akan minta Disbud untuk mengunjungi setiap ogoh-ogoh terkait penggunaan dana,” ujarnya.

Untuk memastikan pemanfaatan dana berjalan sesuai peruntukan, Bupati Badung menugaskan Dinas Kebudayaan melakukan pengawasan langsung ke setiap kelompok ogoh-ogoh. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Badung dalam membangun sumber daya manusia unggul dan menjaga nilai-nilai budaya Bali secara berkelanjutan. (Parwata/balipost)

BAGIKAN