Jalan yang menghubungkan Desa Bukian dan Desa Taro ambrol karena hujan deras. (BP/dok)

GIANYAR, BALIPOST.com – Pasca-ambrolnya jalan penghubung Desa Bukian, Kecamatan Payangan menuju Desa Taro, Kecamatan Tegalalang, Rabu (7/2), jajaran dinas PU Kabupaten Gianyar beserta prajuru desa setempat telah melakukan survei ke lokasi. Setidaknya untuk perbaikan jalan tersebut diperlukan anggaran senilai Rp 1,4 miliar.

Pasalnya kerusakan jalan akibat longsor didata sepanjang 24 meter dengan ketinggian 30 meter. “Kami sudah usulkan ke tim/atasan untuk penanganannya, karena perbaikan setidaknya memerlukan anggaran Rp 1,4 miliar,” ucap Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang), I Nyoman Nuadi, Kamis (8/2).

Namun untuk anggaran, pihaknya belum tahu pasti kapan bisa terealisasi. Meski demikian, penanganan jalan penghubung kecamatan Payangan dengan kecamatan Tegalalang ini akan masuk skala prioritas. “Kebetulan APBD sudah disahkan, perubahan kemungkinan juga belum bisa, intinya kami di dinas PU sudah mengusulkan anggaran kepada tim untuk penanganannya,” terangnya.

Baca juga:  Anggota DPRD Bali Soroti Jalan Provinsi di Kedewatan-Payangan

Dan untuk mencegah terjadinya longsor susulan, warga setempat juga telah meletakkan karung berisi pasir di lokasi jalan yang tergerus longsor. Begitupun pemasangan larangan agar pengguna jalan yang melintas lebih berhati-hati.

Disinggung apakah ada kemungkinan jalur tersebut ditutup sementara untuk kendaraan roda empat, Nyoman Nuadi mengatakan sejauh ini masih aman untuk dilintasi. Hanya saja jika memang berbahaya bagi pengguna jalan, tidak menutup kemungkinan akan ada larangan bagi kendaraan roda empat melintas dijalur tersebut sampai rampung perbaikan. “Saya sudah kordinasi dengan prajuru desa setempat, jika tambah parah terpaksa kita stop untuk kendaraan roda empat, tetapi jangan khawatir karena masih ada jalur alternatif,” ucapnya. (Puspawati/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.