jalan
Jembatan sementara di Ambyarsari yang dibangun secara swadaya menggunakan papan kayu dari pohon kelapa. Mereka membuat jembatan sementara untuk menghubungkan kembali jalan yang sempat putus. (BP/olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Pascajalan putus akibat jembatan ambrol di Banjar Ambyarsari, Desa Belimbingsari, Kecamatan Melaya, warga membuat jembatan darurat menggunakan kayu Rabu pagi (24/1). Jembatan sepanjang tujuh meter menggunakan papan kayu kelapa.

Pembuatan jembatan darurat dilakukan secara swadaya oleh masyarakat sekitar, kata Wayan Santar, salah seorang warga.

Dengan adanya jembatan darurat ini warga berharap agar segera diperbaiki lebih permanen. Jembatan sementara hanya bisa digunakan untuk pejalan kaki dan sepeda motor.

Sementara untuk mobil atau roda empat yang biasanya bisa melintas untuk keperluan perkebunan tidak bisa melintas. Warga yang memiliki mobil juga terpaksa tidak bisa mengendarai hingga ke rumah mereka.

Sebelumnya, jembatan penghubung jalan Ambyasari ini ambrol setelah tergerus hujan Senin malam (22/1). Sehingga jalan tersebut terputus sementara dan membuat sedikitnya delapan KK terisolir. Beberapa diantaranya bisa melintas dengan menyeberang menyusuri sungai. Kini dengan adanya jembatan darurat itu, warga bisa melintas. (surya dharma/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.