genangan air
Sepasang turis melewati genangan air pascabanjir. (BP/edi)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Pasca diterjang banjir, Selasa lalu, kondisi aliran Tukad Mati mulai normal, Rabu (24/1). Meski demikian, beberapa titik di kawasan Legian masih terlihat digenangi air. Seperti di jalan Campuhan, dan jalan Dewi Sri, Legian. Warga pun mulai melakukan pembersihan.

“Hari ini masih ada beberapa genangan. Cuman genangan kecil. Seperti di jalan Campuhan dan di beberapa titik di jalan Dewi,” kata Lurah Legian, Made Madia Suryanatha saat dikonfirmasi, Rabu (24/1).

Pascabanjir tidak ada kerusakan bangunan atau fasilitas. Hanya ada sejumlah barang yang mengalami kerusakan akibat terkena banjir. Seperti kendaraan maupun mobil. “Ada sebanyak 9 mobil yang terredam. Sedangkan di rumah warga, hanya sepeda motor yang terendam,” ujarnya.

Baca juga:  Libur Panjang, Okupansi Hotel di Kuta dan Legian Capai 90 Persen

Suryanatha menjelaskan, saat kejadian memang ada sejumlah wisatawan yang terjebak, baik di kawasan Villa lokasi menginap maupun yang melintas di jalan. “Saat Banjir, memang banyak wisatawan yang di evakuasi. Saat di evakuasi, memang ada yang karena langsung check out. Kunjungan wisatawan saat ini masih normal,” lanjutnya.

Pihaknya memperkirakan, banjir ini kemungkinan diakibatkan juga adanya Rob atau luapan air laut dan juga akibat terjadinya sedimentasi yang terlalu tinggi pada aliran Tukad Mati. Akibat sedimentasi ini, alur tukad Mati yang seharusnya bisa menampung air lebih banyak, menjadi kurang maksimal. (Yudi Karnaedi/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.