balap liar
Belasan remaja terlibat balapan liar diamankan di wilayah Klungkun dan mereka disuruh push up.(BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tim Satuan Bhayangkara Anti Bandit Kejahatan Jalanan dan Anarkis (Sabata) Polda Bali mengobok-obok trek-trekan di Jalan By-pass IB Mantra, Klungkung, Minggu (7/1) dan Jalan Teuku Umar, Denpasar, Senin (8/1). Alhasil diamankan 15 anak baru gede (ABG).

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja mengatakan, perburuan anggota trek-trekan di Jalan By-pass IB Mantra, Klungkung, dilakukan Minggu (7/1) pukul 03.30 Wita. Melihat tim Sabata datang, puluhan ABG terlibat trek-trekan langsung melarikan diri.

Sebelas orang dan satu sepeda motor modifikasi diamankan di tempat persembunyiannya di Jalan Ratna, Klungkung. Dari sebelas diamankan itu, satu orang sebagai joki yaitu berinisial KP alias Dedek (20). Pelaku lain diamankan yaitu AG (15), ZN (15), DA (16), NK (19), KP (16), AL (16), RI (19), SU (21), AE (18) dan WU (18).

Baca juga:  BB OTT di Dinas Perijinan Gianyar Rp 15 Juta

“Saat dilakukan penggeledahan oleh anggota Sabata, tidak mendapatkan barang-barang berbahaya seperti miras, senjata tajam dan narkoba,” ujarnya.

Sedangkan pada Senin (8/1) pukul 02.30 Wita, diamankan empat ABG asal Lombok, NTB, berinisial ASL (18), IR (18), HH (18) dan satu wanita berinisial LY (18) di Jalan Teuku Umar, Denpasar. Selain itu polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor yang sudah dipreteli dan tanpa plat.

“Padahal sudah berulang kali ditertibkan, ternyata aksi balap liar masih saja terjadi. Guna memberikan efek jera, anak-anak ini diberikan pembinaan di tempat berupa push up. Sebelum dipulangkan, orangtua atau walinya diminta datang ke TKP agar mengetahui kelakukan anak-anaknya,” ujar mantan Kabag Binkar Biro SDM Polda Bali ini.(kerta negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.