pelajar
Anggota Satuan Lantas Polresta Denpasar menggelar razia kendaraan di Jalan Gunung Agung, Denpasar.(BP/ist)

 

DENPASAR, BALIPOST.com – Satuan Lantas Polresta Denpasar menggelar program go to school. Kali ini menyasar SMPN 2  dan SMPN 8 Denpasar. Selain melakukan sosialisasi tertib lalu lintas, juga dilakukan razia surat-surat kendaraan dan 8 pelajar terjaring, Jumat (15/9).

Menurut Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawaty, S.E, S.Ik., program tersebut rutin dilakukan untuk memberikan imbauan dan sosialisasi terkait keselamatan berlalu lintas. Selain itu juga disampaikan untuk pelajar SMP  belum boleh mengendarai sepeda motor. “Apabila dtemukan akan ditilang dan sepeda motor akan di kandangkan (diamankan-red),” tegasnya.

Di samping itu, petugas juga menggelar razia kendaraan di Jalan Gunung Agung, Denpasar dan banyak pelajar terjaring. “Beberapa pelajar kami tilang karena belum boleh naik kendaraan. Ada juga enam pelanggar tidak bawa STNK dan kami mengamankan delapan sepeda motor. Kami mengimbau kepada orangtua mengawasi anak-anaknya, terutama masih di bawah umur. Jangan diizinkan naik kendaraan,” ungkap Rahmawaty.

Baca juga:  Rp 1,6 Miliar untuk Sepatu dan Kaos Kaki

Sedangkan dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-62, Dit. Lantas Polda Bali, Sat. Lantas Polresta dan Polsek Denpasar Barat menggelar pengobatan gratis di Terminal Ubung di Jalan Cokroaminoto, Denpasar. “Tim medis melayani  pengecekan tensi dan kondisi para sopir angkutan umum, penumpang serta masyarakat di seputaran  terminal,” kata Direktur Lantas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana, didampingi Kasat Lantas Rahmawaty.

Rahmawaty berharap dengan adanya kegiatan ini masyarakat akan sadar pentingnya kesehatan. Terutama para sopir angkutan umum yang akan mengangkut para penumpang. Pasalnya kondisi kesehatan mereka salah satu faktor menentukan keselamatan para penumpang dan kelancaran  di jalan.(kerta negara/balipost)

 

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.