DKPKP bersama OPD Terkait dorong Program Puspa Aman dengan memberdayakan masyarakat desa. (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Kabupaten Gianyar terus memperkuat komitmennya dalam menekan laju inflasi daerah, terutama yang disebabkan oleh kenaikan harga komoditas pangan seperti cabai. Strategi utama diwujudkan melalui Program Puspa Aman (Pusat Pangan Mandiri), sebuah inisiatif yang memberdayakan masyarakat desa untuk memanfaatkan pekarangan rumah tangga sebagai sumber pangan produktif.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) Kabupaten Gianyar, I Gusti Agung Sri Widiawati, Minggu (30/11) mengungkapkan program ini telah menjangkau mayoritas wilayah di Gianyar.

Baca juga:  Garuda Kembali Layani Rute Jakarta-London

“Saat ini, dari total 64 desa yang ada di Gianyar, sebanyak 61 desa telah memiliki Program Puspa Aman yang aktif,” jelas I Gusti Agung Sri Widiawati.

Keberlanjutan Puspa Aman dijaga melalui mekanisme monitoring, evaluasi, dan sinergi lintas sektor yang ketat. Program ini tidak hanya berhenti pada pembagian bibit, tetapi juga melibatkan pertanggungjawaban hasil tanam oleh masing-masing rumah tangga yang dievaluasi oleh pemerintah desa setempat.

Baca juga:  Ngaturang Pakelem, Seorang Pemedek Terjatuh Alami Luka-luka

DKPKP juga berperan aktif dalam memberikan pembinaan dan sinergi teknis dengan Dinas Pertanian, khususnya dalam aspek pengolahan hasil panen. Lebih lanjut dikatakannya, program ini merupakan hasil kolaborasi multipihak yang melibatkan Tim Penggerak PKK, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), dan DKPKP, dengan dukungan penuh dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk menggerakkan partisipasi masyarakat.

Gusti Agung Sri Widiawati menambahkan DKPKP tetap mengevaluasi dan monitoring kegiatan Puspa Aman. Ini dengan kerja sama dengan Dinas Pertanian dari segi pengolahan. “Ini kerja sama dengan PKK, dengan PMD tentunya, PMD dengan PKK untuk menggerakkan masyarakat agar bisa memanfaatkan pekarangan,” tambahnya. (Wirnaya/balipost)

Baca juga:  Ekonomi RI 2025 Diprediksi Tumbuh 5,2 Persen

 

BAGIKAN