Kebakaran perbukitan di Nusa Penida menyebabkan sejumlah wisatawan sempat terjebak. (BP/ist)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Kebakaran lahan terjadi di perbukitan Dusun Klingking, Desa Bungamekar, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Minggu (20/8). Kejadian tersebut sempat menjebak puluhan wisatawan.

Beruntung, mereka dapat terevakuasi dengan selamat. Sementara untuk penyebab kebakaran belum diketahui.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran yang berlangsung sekitar pukul 19.28 Wita itu melalap rumput liar yang tumbuh di perbukitan dekat pantai. Api yang berkobar disertai kepulan asap putih sempat menjebak 24 wisatawan yang berkunjung di pantai tersebut.

Sebanyak 20 orang bisa segera melarikan diri ke tempat aman. Sementara 4 orang lainnya harus dievakuasi petugas gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar, TNI dan Polri. Beruntung, mereka dapat diselamatkan.

Penanganan api dilakukan dengan menerjunkan satu unit damkar yang khusus ditempatkan pemkab Klungkung di Nusa Penida. Akan tetapi pemadaman masih terkendala medan yang berat, disamping kurangnya sarana prasarana maupun kesulitan sumber air. “Karena seperti itu, kondisi juga sudah malam, upaya yang dilakukan hanya mengantisipasi agar api tidak meluas ke permukiman penduduk. Alur apinya diputus. Penyebab kebakaran juga belum diketahui. Begitu juga luas lahannya,” ungkap Kalak BPBD Klungkung, I Putu Widiada.

Baca juga:  Petinggi PDIP Bali Hadiri Pelantikan Koster-Ace

Sementara itu, Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung, I Putu Suarta mengungkapkan penanganan api juga dilakukan secara manual. Hal tersebut dikarenakan air pada mobil damkar telah habis. Itu harus menunggu suplai dari PDAM menggunakan mobil tanki yang waktu tempuhnya dari pusat kecamatan Nusa Penida menuju lokasi mencapai 1,5 jam. “Penanganan terus dilakukan. Biar tidak meluas. Tim gabungan juga memadamkan secara manual. Untungnya tidak ada korban jiwa,” tandasnya. (Sosiawan/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.