
SINGARAJA, BALIPOST.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Jumat (6/3) sekitar pukul 18.15 WITA, memicu terjadinya banjir bandang di Desa Banjar.
Bencana tersebut mengakibatkan empat warga terseret arus deras. Satu orang ditemukan tewas, sementara tiga lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Dewa Ketut Adi Suarjana (55), warga Dusun Santal, Desa Banjar. Korban terseret banjir saat berupaya menyelamatkan mobil miliknya yang terparkir di depan rumah.
Selain korban di Dusun Santal, banjir bandang juga mengakibatkan tiga warga Dusun Ambengan, Desa Banjar dilaporkan hilang. Ketiganya adalah Komang Suci (44) bersama dua anaknya, Putu Wini (17) dan Kadek Wahyu (12). Ketiganya diduga terseret banjir setelah rumah mereka diterjang luapan Sungai Mendaum.
Sementara itu, upaya pencarian terhadap tiga korban yang hilang sempat dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Buleleng, TNI, Polri, PMI serta warga setempat. Namun pencarian terpaksa dihentikan sementara karena kondisi cuaca dan lokasi yang tidak memungkinkan.
Koordinator Pos Basarnas Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan pencarian dihentikan sementara karena debit air masih tinggi dan lokasi kejadian dipenuhi lumpur. Selain itu cuaca yang masih mendung dikhawatirkan memicu banjir susulan.
“Karena situasi tidak memungkinkan, pencarian kami hentikan sementara. Banjir masih tinggi dan lokasi berlumpur sehingga berisiko bagi tim,” jelasnya.
Pencarian rencananya akan dilanjutkan Sabtu (7/3) pagi sekitar pukul 07.00 WITA. Tim SAR akan membagi pencarian dengan menyusuri aliran Sungai Mendaum serta melakukan penyisiran di kawasan pesisir pantai.
“Kami akan membagi tim untuk menyusuri aliran sungai dan melakukan penyisiran di wilayah pantai. Kami berharap ketiga korban dapat segera ditemukan,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga akan mendirikan dua posko, masing-masing untuk mendukung proses pencarian korban serta melakukan pendataan kerusakan dan kerugian akibat banjir bandang yang terjadi di Desa Banjar. (Nyoman Yudha/balipost)










