Para pemudik yang menggunakan motor memasuki kapal di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. (BP/dok)
BANYUWANGI, BALIPOST.com – Antrean penumpang ke Bali dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, terus berlanjut, Minggu (2/7). Rata-rata didominasi roda dua. Total penumpang yang menyeberang ke Bali mencapai 47.220 orang, roda dua 7.449 unit dan roda empat 5.685 unit.

Diprediksi, arus balik ke Bali ini masih berlanjut hingga beberapa hari ke depan. Namun jumlahnya terus menurun.

Manager Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang, Ardi Ekapati menjelaskan perkiraan puncak arus balik dari Ketapang ke Gilimanuk sudah terjadi mulai Sabtu (1/7) dan berlanjut Minggu (2/7). Menurutnya, mereka yang menyeberang pada dua hari itu diyakini murni pemudik. Sebab, akan kembali ke Bali untuk mengejar jadwal kembali masuk kantor.

Meski puncak arus balik, kata dia, tak ada antrean kendaraan yang meluber di Pelabuhan Ketapang. “Puncak arus balik penumpang dan kendaraan memang terjadi Sabtu dan Minggu ini. Terutama, roda empat, sedangkan roda dua belum maksimal jika dilihat dari data saat arus mudik dari Gilimanuk,” kata Ardi.

Baca juga:  Naik Gardu Listrik Ambil Layangan Nyangkut, Remaja Ini Terlempar

Diprediksi, pemudik dengan roda dua yang akan kembali ke Bali akan terus mengalir hingga beberapa hari ke depan. Ditambahkan, hingga H+6 Lebaran, jumlah penumpang yang sudah kembali ke Bali mencapai 274.906 orang atau sekitar 54 persen. Roda dua yang kembali ke Bali sekitar 34.808 atau 34 persen dan roda empat 58 persen atau 34.681 unit.
Jika dilihat saat arus mudik lalu, total penumpang yang mudik dari Bali mencapai 675.070 orang, roda dua 111.548 unit dan roda empat 84.921 unit. “Trennya, roda dua turun dibanding tahun lalu, roda empat yang jumlahnya naik. Mungkin faktor ekonomi, pemudik banyak menggunakan armada kendaraan pribadi,” jelas Ardi. (Budi Wiriyanto/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.