Padangbai
Sopir yang dilakukan tes urine pelabuhan Padangbai positif narkoba. (BP/kmb)
AMLAPURA, BALIPOST.com – Memasuki H-6 Lebaran, Selasa (20/6), Pelabuhan Padangbai mulai dipadati oleh kendaran pemudik. Meski ada peningkatan jumlah penumpang namun antrean kendaraan masih terkonsentrasi di areal pelabuhan. Puncak arus mudik sendiri diperkirakan terjadi pada H-3 nanti.

Berbeda dengah sehari sebelumnya, peningkatan tidak hanya pada penumpang pejalan kaki dan penumpang sepeda motor. Pemudik dengan kendaran pribadi juga sudah mulai memasuki pelabuhan. Selain itu kemarin pihak ASDP Padangbai juga masih memberi kelonggaran bagi truk maupun tronton untuk menyeberang ke Lembar. ‘’Saya sengaja mudik lebih awal biar sempat puasa di kampung,’’ ujar Zulmari (35).

Meski sudah mudik lebih awal namun pemudik sepeda motor asal Lombok Timur itu juga sempat tertahan antrean di areal khusus jalur sepeda motor, di areal pelabuhan. Pria yang mengadu nasib di Kuta itu mengaku sudah tiba di Pelabuhan Padangbai sekitar pukul 08.00 wita, tapi sampai pukul 09.30 wita belum dapat giliran nyeberang. ‘’Sekarang saja sudah harus ngantre, besok mungkin lebih parah lagi,’’ katanya sumringah.

Baca juga:  Begini Proses Pemadaman Api KMP Labrita Adinda di Selat Bali

Pihak ASDP Padangbai sendiri sudah menyiapkan jalur khusus untuk penumpang sepeda motor maupun penumpang pejalan kaki. Untuk memberikan kenyamanan bagi pemudik, jalur khusus tersebut dipasangi. Jalur khusus sepeda motor kini digeser dari biasanya di sisi timur pelabuhan dekat dengan pantai ke ke sisi utara areal parkir.

Supervisi ASDP Padangbai, Raizal Areef Rachman, mengakui adanya peningkatan arus penumpang di Pelabuhan Padangbai. Peningkatan terjadi sejak tiga hari terakhir dan masih didominasi penumpang sepeda motor. ‘’Sudah ada peningkatan, tapi belum signifikan,’’ terangnya.

Mengacu pada pengalaman tahun lalu, pihaknya memperkirakan arus mudik akan mulai mengalami lonjakan signifikan mulai hari ini dan puncaknya pada H-3 Lebaran. Pada puncak arus mudik diperkirakan kepadatan terjadi sepanjang hari mulai pagi hingga malam hari. Mengantisipasi hal itu, menurut dia, ASDP Padangbai menyiagakan 33 kapal dengan trip normal 24 trip per hari. Trip akan ditambah jika memang diperlukan. (kmb/balipost)

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.