pesisir
Abrasi Pantai Tegal Besar. (BP/dwa)
SEMARAPURA, BALIPOST.com – Pesisir pantai Dusun Tegal Besar, Desa Negari, Banjarangkan, Klungkung terancam habis disapu abrasi. Terlihat dari ombak setinggi tiga meter yang sudah berada di pintu masuk menuju Pantai Tegal Besar, Senin (20/3). Kondisi ini pun membuat pantai paling barat Klungkung tersebut tidak lagi bisa dikunjungi. BPBD pun akan segera dipasang tanda larangan agar tidak menimbulkan korban jiwa.

Pantauan wartawan Bali Post, perbatasan pesisir Pantai Tegal Besar kini telah berubah menjadi villa. Akses utama ke pantai tersebut hanya berupa jalan aspal selebar tiga meter. Hanya saja, akses jalan tersebut sudah tidak bisa dilewati lagi mengingat ombak sudah berada di bibir pintu masuk ke pantai tersebut.

Meski sudah dibangun tanggul, ombak setinggi tiga meter itu pun masih tetap berbahaya mengingat hempasan ombak hingga menyapu jalan raya. Terkait dengan kondisi Pantai Tegal Besar ini Kepala Pelaksana BPBD Klungkung Putu Widiada mengaku akan segera melakukan patroli di wilayah tersebut. Selain itu pihaknya juga akan memantau wilayah pesisir lainnya mengingat kondisi ombak besar juga terjadi di Pantai Klotok dan Lepang.

Baca juga:  Belum Peroleh Data Pasti, BPBD Belum Bisa Serahkan Bantuan Logistik ke Warga Terunyan

Putu Widiada mengaku tetap mengatensi pesisir pantai untuk mencegah terjadinya korban jiwa. Terkait dengan kondisi Pantai Tegal Besar yang sudah habis tersapu ombak, pihaknya meminta kepada pengunjung untuk mengurungkan diri datang ke pantai tersebut.

“Untuk sementara demi keselamatan diharapkan masyarakat untuk tidak mengunjungi pantai Tegal Besar,” bebernya saat dihubungi, Senin (20/3).

Akibat bangunan villa yang menghabiskan sepandan pantai, tidak ada lagi batas antara bangunan villa dan juga batas air laut. Kondisi ini pun membuat Pantai Tegal Besar terisolir. Sayangnya upaya Pemkab Klungkung untuk menyelamatkan sempadan pantai masih rendah. Ini terlihat dari banyaknya bangunan yang mencaplok sepadan pantai di Klungkung. (dewa farendra/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.