Foto udara Jembatan Beutong Ateuh Banggalang yang putus diterjang banjir bandang di jalan lintas tengah Nagan Raya-Aceh Tengah di Desa Kuta Teugong, Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Aceh, Minggu (30/11/2025). Jembatan penghubung yang merupakan akses utama dijalur lintas tengah Nagan Raya-Aceh Tengah putus total setelah diterjang banjir bandang pada Rabu (26/11) sehingga memutuskan akses transportasi warga dari seberang sungai serta tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. (BP/Antara)

BANDA ACEH, BALIPOST.com – Pos Komando (Posko) Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh merilis jumlah korban jiwa bertambah. Per Minggu (30/11), dilaporkan sudah hampir 100 orang atau tepatnya 96 orang meninggal akibat bencana ini.

“Data yang masuk saat ini jumlah bertambah karena jalur informasi mulai terhubung. Kita berharap jumlah korban jiwa tidak terus bertambah,” kata Ketua Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh M Nasir di Banda Aceh dikutip dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Macet Parah Dampak Pelabuhan Sanur, Gubernur Koster Koordinasikan Pembuatan Kantong Parkir

Ia merincikan jumlah luka ringan sebanyak 1.284 orang, luka berat 330 orang dan dinyatakan hilang 113 orang.

Bencana hidrometeorologi yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh itu mengakibatkan sebanyak 89.959 kepala keluarga terdampak dan 62 ribu kepala keluarga di antaranya mengungsi.

Ia mengatakan warga yang mengungsi akibat bencana hidrometeorologi tersebar di 514 lokasi pengungsian.

Bencana alam yang menimpa provinsi ujung paling barat Indonesia itu terdampak di 1.286 gampong/desa tersebar di 242 kecamatan.

Baca juga:  Longsor di Ubung Kaja, Selamat dari Bencana Karena Keluar Kos Lebih Awal

“Saat ini Pemerintah Aceh bersama seluruh instansi terkait baik daerah dan pusat bekerja maksimal untuk evakuasi warga dan juga distribusi logistik ke seluruh daerah terdampak,” katanya yang juga sekda Aceh.

Ia menambahkan bantuan yang disalurkan tersebut diangkut lewat darat dan udara serta laut untuk daerah yang belum bisa terhubung serta terisolir.

“Alhamdulillah kita ikut dibantu BNPB dan juga Kodam IM serta Polda Aceh dalam distribusi bantuan lewat jalur udara dan laut,” katanya. (kmb/balipost)

Baca juga:  Longsor Nyaris Terjang Pura Beji Desa Akah
BAGIKAN