Edukasi mitigasi bencana di tengah kegiatan MPLS di salah satu sekolah di Tabanan. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Ada nuansa berbeda dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru di SD Negeri 1 Tunjuk, Kecamatan Tabanan. Selain mengenalkan lingkungan sekolah, para siswa juga mendapat edukasi mitigasi bencana sebagai bekal menghadapi potensi keadaan darurat.

Sebanyak 134 siswa mengikuti pembekalan kesiapsiagaan bencana yang diberikan Babinsa Desa Tunjuk Koramil 1619-01/Tabanan, Serda I Gusti Made Sumartana, Sabtu (18/7).

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan potensi bencana seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor, termasuk langkah-langkah penyelamatan diri jika sewaktu-waktu terjadi bencana.

Baca juga:  Persiapan Proyek Rp29 Miliar, Rumah Jabatan Bupati Bangli Dikosongkan

Penyampaian materi dikemas interaktif melalui sesi tanya jawab dan simulasi sederhana sehingga mudah dipahami siswa sekolah dasar. Cara ini sekaligus menanamkan budaya sadar bencana sejak usia dini agar anak-anak tidak panik ketika menghadapi situasi darurat.

Serda I Gusti Made Sumartana mengatakan, edukasi mitigasi bencana penting diberikan sejak dini karena anak-anak merupakan kelompok yang rentan saat terjadi bencana. Dengan pengetahuan yang memadai, mereka diharapkan mampu mengambil langkah penyelamatan diri secara tepat.

Baca juga:  Jalan Batu Belig Longsor, Separuh Badan Jalan Hilang

“Kesiapsiagaan bencana harus ditanamkan sejak dini. Dengan memahami cara menyelamatkan diri dan tetap tenang, anak-anak diharapkan mampu mengurangi risiko serta menjadi generasi yang tangguh menghadapi bencana,” ujarnya.

Melalui materi yang disisipkan dalam MPLS ini, para siswa tidak hanya mengenal lingkungan sekolah dan tata tertib, tetapi juga memperoleh bekal praktis menghadapi potensi bencana di lingkungan sekitar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya tanggap bencana sejak usia sekolah.

Baca juga:  Karya Ngerastiti Jagat di Pura Agung Gunung Raung, Doa Bersama Jaga Keseimbangan Alam Bali

Di sisi lain, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan MPLS menunjukkan dukungan TNI AD terhadap dunia pendidikan. Tidak hanya membentuk karakter disiplin dan cinta tanah air, tetapi juga memperkuat kesadaran mitigasi bencana sebagai bekal penting bagi generasi muda. (Dewi Puspawati/balipost)

BAGIKAN