Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat memantau progres pembangunan RKB SMPN 5 Denpasar, Kamis (5/11). (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Progres pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan sarana prasarana utilitas di SMP Negeri 5 Denpasar telah mencapai 68 persen. Proyek yang menelan anggaran Rp9.215.840.947 atau Rp9,2 miliar tersebut ditergetkan rampung pada Desember nanti. Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan Fisik SMPN 5 Denpasar berlangsung, Kamis (5/11) yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara. Gedung 3 lantai tersebut terdiri dari 4 RKB, ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang Tata Usaha, aula, dan laboratorium komputer.

Pada kesempatan itu, Jaya Negara mengatakan, pemantauan dilakukan guna memastikan seluruh pelaksanaan pembangunan RKB di sekolah tersebut berjalan tepat waktu, sehingga sarana pendidikan ini dapat segera dimanfaatkan para siswa. Jaya Negara menegaskan, seperti halnya pembangunan RKB di beberapa sekolah dasar, pembangunan ini diharapkan dapat memfasilitasi siswa agar mendapatkan proses pembelajaran yang efektif dan optimal. Lingkungan sekolah yang baik dan nyaman, menurutnya, akan menjadi faktor pendukung tumbuh kembang dan kesiapan anak mengikuti proses pembelajaran di sekolah.

Baca juga:  Rutinitas Pagi Masing-masing Zodiak, Cocok Nggak Sih dengan Kebiasaanmu?

“Pemkot Denpasar berkomitmen untuk menyediakan sarana pendidikan guna memastikan para siswa dapat memperoleh lingkungan sekolah yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, menjelaskan seluruh proyek telah melalui perencanaan matang dan pelaksanaan terukur.

Ia menegaskan pentingnya menjaga standar teknis, estetika, serta fungsi tata ruang agar pembangunan berdampak positif. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot Denpasar menganggarkan proyek pembangunan RKB di Kota Denpasar mencapai Rp89,238 miliar untuk bangunan SD dan Rp29,6 miliar untuk bangunan SMP. “Pembangunan RKB ini guna mengakomodasi rombongan belajar (rombel) siswa di sekolah negeri agar proses pembelajaran dapat berjalan optimal. Kami melakukan pengawasan lapangan secara rutin agar pekerjaan sesuai dengan jadwal dan mutu yang ditetapkan,” ujarnya. (Widiastuti/balipost)

Baca juga:  Rampung, Bangunan Blok I Pasar Anyar Sari Di-''pelaspas'' 15 Januari

 

BAGIKAN