Warga negara Polandia, MK saat dijambret di depan sebuah minimarket di Kelurahan Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Warga negara Polandia berinisial MK dijambret di depan sebuah minimarket di Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Minggu (1/11) dini hari. Kalung korban berhasil dibawa kabur terduga pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Kejadian itu viral di media sosial (medsos) karena aksi terduga pelaku terekam CCTV di lokasi kejadian. Dari video itu terekam aksi penjambretan berlangsung di depan minimarket dengan situasi sekitar TKP cukup ramai.

Baca juga:  Polisi Ringkus Komplotan Penyelundup Puluhan Penyu ke Bali

Sejumlah warga sedang duduk di atas sepeda motor di pinggir jalan. Awalnya, terduga pelaku yang mengendarai sepeda motor hitam awalnya melintas di depan minimarket, kemudian memutar arah. Saat itulah korban bersama pasangannya hendak masuk ke minimarket.

Pelaku kemudian mendekati korban dan langsung menarik kalung emas yang dikenakannya. Setelah berhasil merampas kalung tersebut, pelaku kabur meninggalkan lokasi. Korban berusaha mengejar, namun pelaku sudah melarikan diri. Korban kehilangan kalung emas seberat 38 gram senilai Rp80 juta.

Baca juga:  Pergub Diterbitkan, Koster Sebut Tak Ada Lagi Wara Wiri Berwisata Masuk Pura

Kasi Humas Polres Badung, Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari, Rabu (4/11), menyampaikan, dari keterangan korban,.kejadiannya pukul 02.35 WITA. Awalnya korban sedang berjalan kaki menuju minimarket bersama pasangannya.

Tiba-tiba seorang pria tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor merampas kalung yang dikenakan korban. Korban lalu melapor ke Polsek Kuta Utara dan polisi langsung melakukan penyelidikan.

Ipda Yuni menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Badung untuk melakukan pengecekan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. “Penyidik masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku jambret berdasarkan rekaman CCTV tersebut,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Tanya Kejelasan Nasib, Guru Honor Datangi DPRD Denpasar
BAGIKAN