Pemerintah Kabupaten Gianyar mengikuti verifikasi lapangan evaluasi penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender 2025 secara daring di Ruang Rapat Pusat Pemerintahan Kabupaten Gianyar.(BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar mengikuti verifikasi lapangan evaluasi penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2025 yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia secara daring dari Ruang Rapat Pusat Pemerintahan Kabupaten Gianyar, Senin (2/11).

Kegiatan verifikasi lapangan ini merupakan tahapan penilaian lanjutan setelah verifikasi administratif atas pelaksanaan PUG Tahun 2024 dan 2025, sebagai rangkaian menuju Penganugerahan Parahita Ekapraya (PPE) Tahun 2026. Penilaian mencakup tiga komponen utama, yaitu pelembagaan, pelaksanaan, dan inovasi pendukung PUG. Tiga indikator tersebut menjadi acuan mendasar untuk mengukur komitmen, arah kebijakan, hingga realisasi pengintegrasian gender di berbagai sektor pembangunan daerah.

Baca juga:  Selama Dua Bulan Realisasi Pendapatan Tembus Rp 76 Milliar Lebih

Asisten Deputi PUG Bidang Perekonomian, Infrastruktur, dan Pembangunan Kewilayahan Pemerintah Daerah Wilayah I Kementrian PPPA, Eni Widiyanti, mengapresiasi keaktifan dan kesiapan Pemkab Gianyar dalam menyajikan data capaian PUG.

Menurut Eni, pemenuhan data dan dokumen pendukung sangat krusial sebagai pijakan penyusunan kebijakan serta pendalaman evaluasi secara objektif di lapangan. “Verifikasi ini bertujuan untuk melihat sejauh mana komitmen pemerintah daerah melalui kebijakan, program, serta hasil pelaksanaan PUG,” ujar Eni Widiyanti.

Baca juga:  Tunggu Janji Pemimpin Bali

Ia juga menegaskan pentingnya penyelarasan dengan tujuh proses pembangunan nasional agar pengarusutamaan gender terintegrasi penuh dalam pembangunan berkelanjutan yang responsif gender. Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun, memaparkan capaian implementasi PUG di Kabupaten Gianyar sekaligus menyerap masukan dari tim verifikator demi optimalisasi program ke depan.

Wabup Agung Mayun menegaskan, komitmen Pemkab Gianyar untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, mulai dari lembaga masyarakat, akademisi, sektor swasta, hingga pemerintahan desa dan kelurahan. Keabsahan data dan kesesuaian antara dokumen perencanaan dengan realisasi lapangan menjadi fokus utama agar evaluasi ini memberikan gambaran yang akurat.

Baca juga:  Kreatif Olah Bambu, Perajin Sinabun Buka Peluang Ekonomi Desa

“Pada kesempatan ini saya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PPPA serta seluruh tim verifikator. Terima kasih atas pendampingan dan masukan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Gianyar,” kata Anak Agung Gde Mayun. (Wirnaya/balipost)

 

BAGIKAN