Pekerja sedang merakit videotron sebagai media menampilkan iklan dan informasi publik di salah satu titik di Kota Denpasar. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar mencatat capaian realisasi pajak reklame hingga 22 Oktober 2026 telah mencapai 108,57 persen dari target 13 Miliar rupiah. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Hingga mendekati akhir Oktober ini, realisasi pendapatan pajak daerah Kota Denpasar mencapai Rp1,682 triliun. Angka tersebut mencapai 88,67 persen dari target hingga akhir tahun 2026 nanti sebesar Rp1,897 triliun. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar, I Nyoman Denny Widya, didampingi Sekretaris Bapenda Dedy Sutrisna Agung, Jumat (23/10) mengatakan, realisasi penerimaan tersebut mencakup 11 jenis pajak daerah. Dari 11 jenis pajak tersebut, pajak reklame cukup melejit dan telah melampaui target hingga 22 Oktober 2026. “Realisasinya mencapai Rp14,114 miliar atau 108,57 persen dari target APBD Perubahan 2026 sebesar Rp13 miliar,” katanya.

Sementara itu, penerimaan terbesar berasal dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan/atau minuman sebesar Rp397,007 miliar atau 98,03 persen dari target Rp405 miliar. PBJT jasa perhotelan mencapai Rp265,577 miliar atau 95,88 persen, sedangkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) terealisasi Rp118,432 miliar atau 94,75 persen.

Baca juga:  Tambahan Kematian COVID-19 Bali Capai Rekor Baru! Ini 3 Besarnya

Adapun penerimaan yang masih lebih rendah di antaranya opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 77,28 persen, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) 79,82 persen, serta PBJT tenaga listrik 82,78 persen.

Untuk mempertahankan tren positif dan menggenjot penerimaan pajak, Bapenda menyiapkan sejumlah langkah, di antaranya perluasan basis pajak, pemutakhiran data wajib pajak, pemeriksaan, dan penguatan penagihan piutang. Bapenda juga mengembangkan layanan SIM PBB online, dashboard pendapatan daerah, serta meningkatkan kompetensi petugas pelayanan. Selain itu juga menggenjot Samsat Drive Thru yang rencananya tambahan Samsat Drive Thru di Ubung akan dilaunching Desember nanti.

Baca juga:  Denpasar Berjaya di Kejurprov Atletik NPCI Bali

Dengan sisa waktu hingga akhir tahun, Bapenda terus mengoptimalkan penerimaan pajak daerah. “Capaian pajak reklame yang telah melampaui target menjadi salah satu indikator positif kinerja pendapatan Kota Denpasar pada 2026,” tandas Denny. (Widiastuti/balipost)

 

BAGIKAN