Polsek Blahbatuh merespons informasi serta video yang beredar di media sosial terkait dugaan perkelahian di Jalan Raya Selukat, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh. (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Blahbatuh bergerak cepat merespons informasi serta video yang beredar di media sosial terkait dugaan perkelahian di Jalan Raya Selukat, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Sabtu (31/10) sekitar pukul 15.00 WITA.

​Peristiwa yang dilaporkan terjadi di sebelah timur Pura Desa Keramas tersebut sempat memicu perhatian warga menyusul keterlibatan beberapa pihak dan adanya potensi kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait kronologi kejadian sebenarnya.

​Berdasarkan keterangan Ketua Pecalang Desa Keramas, Wayan Sudiarta alias Malen, dirinya langsung turun tangan usai menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya keributan di lokasi tersebut.

​Saat dalam perjalanan menuju TKP untuk menindaklanjuti informasi, kendaraan yang dikemudikannya sempat menjadi sasaran pemukulan menggunakan benda mirip besi oleh orang tidak dikenal. Tidak tinggal diam, Wayan Sudiarta berupaya melakukan pengejaran hingga mendapati seorang warga berinisial SN di sekitar lokasi, yang kemudian diamankan ke Mapolsek Blahbatuh guna dimintai klarifikasi.

Baca juga:  Aliansi Sopir Datangi DPRD Jembrana, Ungkap Dugaan Pungli di Gilimanuk

​Di sisi lain, saat diperiksa oleh pihak kepolisian, SN memberikan keterangan bahwa dirinya datang ke lokasi setelah ditelpon oleh rekan kerjanya yang mengabarkan adanya perkelahian. Setibanya di tempat kejadian, SN mengaku berniat membantu melerai perselisihan tersebut.

​SN menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui duduk permasalahan maupun pihak-pihak yang terlibat. Adanya situasi tersebut memicu miskomunikasi dan kesalahpahaman, di mana keberadaan SN di lokasi sempat dikira sebagai salah satu pelaku yang terlibat perkelahian.

Baca juga:  Laporan Dugaan Suap Pemilihan Ketua DPD Diverifikasi KPK

​Menanggapi dinamika informasi yang berkembang luas di masyarakat maupun media sosial, Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini, S.H., M.H. memberikan penjelasan resmi.

​”Hingga saat ini, belum ada pihak yang merasa dirugikan sebagai korban maupun pihak lain yang datang menyampaikan laporan resmi ke Polsek Blahbatuh terkait peristiwa ini,” ujar Kompol Luh Putu Sri Sumartini.

​Pihak kepolisian telah melakukan klarifikasi mendalam terhadap warga yang dibawa ke Mapolsek sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum tentu kebenarannya. ​Kapolsek Blahbatuh juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kesigapan serta kepedulian Pecalang Desa Keramas yang proaktif merespons laporan warga demi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan (Kamtibmas).

Baca juga:  Sidang LPD Kedewatan, Panureksa Beber Dugaan Penyimpangan Rp 11,5 Miliar

​Situasi Kamtibmas Terpantau Aman ​Meskipun hasil klarifikasi awal menunjukkan bahwa SN berada di lokasi murni untuk melerai dan tidak mengetahui akar permasalahan, Polsek Blahbatuh tetap melaksanakan pendalaman lanjutan. Langkah ini diambil guna memperoleh gambaran peristiwa secara utuh serta mengantisipasi potensi hoaks atau kesalahpahaman lanjutan di tengah masyarakat.

​Seijin Kapolres Gianyar AKBP James I.S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., Kapolsek Blahbatuh memastikan bahwa saat ini situasi Kamtibmas di wilayah hukum Desa Keramas dan sekitarnya terpantau aman, terkendali, dan kondusif.

​Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar senantiasa bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak ragu melaporkan potensi gangguan keamanan kepada aparat setempat. (Wirnaya/balipost)

 

BAGIKAN