Petugas memeriksa paspor WNA India yang diduga memiliki dua paspor. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Seorang WNA asal India ketahuan memiliki dua paspor berbeda identitas. Pria berinisial SP itu pun diamankan petugas imigrasi.

Dalam rilis, Sabtu (31/10), WNA lelaki ini ketahuan memiliki dua paspor India dengan identitas berbeda setelah petugas menemukan kejanggalan pada dokumen perjalanan yang digunakannya.

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Muhamad Novyandri, menjelaskan, kasus ini terungkap saat SP menjalani pemeriksaan keimigrasian sebelum keberangkatan menuju Manila, Filipina, pada Rabu (14/10) dini hari lalu.

Baca juga:  Tersangka Terorisme di Jakbar dan Batu Tak Ada Keterkaitan

Kala itu, petugas yang mencurigai keaslian paspornya kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kecurigaan tersebut membuahkan hasil.

Petugas menemukan bahwa SP ternyata memiliki paspor India lainnya dengan identitas berbeda. Hasil pemeriksaan laboratorium forensik keimigrasian juga menunjukkan adanya dugaan penggantian halaman biodata pada salah satu paspor yang digunakan.

Atas temuan tersebut, Imigrasi Ngurah Rai mengambil tindakan tegas dengan mendeportasi SP pada Selasa (27/10). SP dipulangkan melalui penerbangan menuju Kuala Lumpur, Malaysia, untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Chennai, India.

Baca juga:  Aksi Dukungan Jokowi Dua Periode Digelar di Catur Muka

Muhamad Novyandri mengatakan bahwa temuan ini membuktikan pentingnya ketelitian petugas dalam memeriksa setiap dokumen perjalanan, baik saat kedatangan maupun keberangkatan penumpang internasional. Tujuannya untuk mematikan tidak ada pelanggaran yang terjadi.

“Petugas kami menemukan kejanggalan pada paspor yang digunakan, kemudian melakukan pemeriksaan lebih mendalam hingga terungkap adanya paspor lain dengan identitas berbeda. Ini menunjukkan bahwa pengawasan keimigrasian tidak hanya dilakukan saat orang asing masuk ke Indonesia, tetapi juga ketika mereka akan meninggalkan wilayah Indonesia,” ujar Novyandri. (Miasa/balipost)

Baca juga:  Puluhan Warga Manfaatkan Pasporia di Badung
BAGIKAN