Abrasi yang menggerus pondasi sandaran pantai di areal Pura Segara Gilimanuk, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, kini makin parah. (BP/istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Abrasi yang menggerus sandaran pantai di areal Pura Segara Gilimanuk, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, kian parah dan menjadi perhatian. Luas area yang tergerus dan ambrol diperkirakan mencapai 25 meter. Pemerintah Kelurahan Gilimanuk berharap kerusakan tersebut segera ditangani demi menjaga keamanan kawasan pura.

Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, bersama Kasi Trantib
dan Bendesa Adat Gilimanuk, meninjau langsung lokasi terdampak abrasi tersebut,pada Senin (26/10) siang. Peninjauan tersebut dilakukan untuk mengumpulkan data akurat sebagai dasar koordinasi penanganan agar dapat dilakukan secara cepat dan
tepat.

Baca juga:  Tidak Membawa Identitas Puluhan Anak Punk Dipulangkan

Ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (27/10), Tony mengatakan abrasi diduga dipengaruhi faktor alam, terutama arus dan gelombang laut. Selain itu, aktivitas kapal juga diperkirakan turut berkontribusi terhadap penggerusan pasir di sekitar lokasi. “Pasir kemungkinan tergerus akibat baling-baling kapal sehingga batu penahan menjadi ambrol,” ujarnya.

Menurut Tony, kondisi tersebut sebenarnya sudah terjadi kurang lebih satu tahun lalu. Namun, kerusakan semakin parah sekitar Agustus 2026 dan terus terjadi setiap air laut pasang. Akibat abrasi tersebut, bagian sandaran pantai yang tergerus dan ambrol diperkirakan mencapai panjang sekitar 25 meter. Kondisi ini menjadi perhatian karena lokasinya berada di kawasan Pura Segara Gilimanuk.

Baca juga:  Jelang Galungan, Harga Sembako di Gianyar Turun

Sebagai tindak lanjut, pihak kelurahan telah melaporkan kondisi tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perhubungan Kabupaten Jembrana. Laporan itu diharapkan dapat diteruskan kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk dikoordinasikan lebih lanjut sesuai kewenangan.

Tony berharap penanganan abrasi dapat segera direalisasikan agar kerusakan tidak semakin meluas dan keamanan kawasan Pura Segara Gilimanuk tetap terjaga. “Kami berharap abrasi ini segera mendapatkan penanganan demi keamanan Pura Segara Gilimanuk,” harapnya. (Surya Dharma/balipost)

Baca juga:  Program ”Family Office” Bisa Jadi Musibah bagi Bali

 

BAGIKAN