
BANGLI, BALIPOST.com — Suasana khidmat pelaksanaan Tawur Agung Manca Wali Krama di Tri Kahyangan Jagat Pura Hulundanu Batur, Desa Adat Songan, Kintamani, Bangli, turut diwarnai kedatangan mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik, Jumat (2/10).
Bersama rombongan, Jero Wacik tangkil ke Pura Hulundanu Batur untuk mengikuti persembahyangan sekaligus menghaturkan bhakti dalam rangkaian karya agung yang dilaksanakan masyarakat Desa Adat Songan tersebut.
Kedatangannya berlangsung dalam suasana penuh khidmat. Di tengah rangkaian yadnya yang menjadi momentum penting bagi umat, Jero Wacik turut menyatu dalam prosesi persembahyangan, memohon kerahayuan dan keseimbangan bagi umat serta alam semesta.
Pelaksanaan Tawur Agung Manca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur sendiri menjadi momentum penting bagi krama Desa Adat Songan untuk menjaga kesinambungan tradisi, sekaligus memperkuat nilai spiritual dan keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan.
Usai melaksanakan persembahyangan Jero Wacik menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pelaksanaan Karya Tawur Agung Manca Wali Krama yang berlangsung khidmat.
Menurutnya, karya agung yang digelar setiap sepuluh tahun sekali tersebut menjadi momentum penting untuk menjaga keharmonisan alam, manusia, dan kehidupan spiritual masyarakat Bali. “Semoga karya ini berjalan lancar, membawa kerahayuan, kedamaian, serta kesejahteraan bagi masyarakat Bali,” ujarnya.
Selain itu, sejumlah tokoh masyarakat Desa Adat Batur juga ikut tangkil ke pura yang terletak di tepi utara Danau Batur. Di antaranya, Anggota DPD RI dapil Bali, I Komang Merta Jiwa dan I Ketut Mardjana. (Pramana Wijaya/balipost)










