Polisi melakukan penanganan di lokasi tegalan bambu yang terbakar. (BP/Ina)

 

BANGLI, BALIPOST.com – Kebakaran melanda lahan tegalan berisi tanaman bambu seluas kurang lebih 50 are di Banjar Temaga, Desa Tiga, Susut, Selasa (20/10) sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan pemilik tegalan I Nyoman Suandra mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Kasi Humas Polres Bangli Iptu I Gede Gumiliarta Rabu (21/10), menjelaskan, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 wita tersebut diketahui korban setelah mendapat telepon dari seorang saksi. Saksi yang saat itu berada di sekitar lokasi melihat adanya kepulan asap dari tegalan bambu milik korban.

Baca juga:  Tambahan Warga Terpapar COVID-19 di Bali Masih di Atas 250 Orang

“Saksi kemudian mengecek ke lokasi dan mendapati api sudah membakar areal tegalan bambu tersebut. Saksi selanjutnya menghubungi warga lainnya untuk menyampaikan kejadian tersebut dan meminta bantuan untuk menghubungi Damkar Bangli,” ungkap Gumiliarta.

Mendapat informasi tersebut, korban langsung bergegas menuju tegalan miliknya dan mendapati rumpun bambu di lahan seluas 50 are tersebut sudah hangus terbakar. Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Susut.

Baca juga:  Usut Koper Misterius, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pemiliknya

Gumiliarta mengatakan, petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polres Bangli yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan hasil identifikasi awal, kebakaran diduga kuat akibat faktor alam. “Diduga penyebab awal kebakaran berasal dari gesekan bambu yang menimbulkan percikan api akibat tertiup angin kencang,” jelasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, kerugian materiil yang dialami korban ditaksir mencapai Rp30 juta. “Peristiwa kebakaran tersebut sudah ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Susut,” imbuhnya. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Waspadai Penyebaran COVID-19 saat Nataru, Warga Diimbau Terapkan Prokes
BAGIKAN