Personel Piket Fungsi, Unit Opsnal Polsek Bangli, serta Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Bangli yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP (BP/istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Seorang warga di Lingkungan Kubu, Kelurahan Kubu, Bangli, ditemukan meninggal dunia di tegalan, Minggu (30/8) malam. Korban I Nengah Sadar Mahaputra (62) diduga meninggal dunia akibat serangan stroke.

Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Gede Gumiliarta, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa jajaran Polsek Bangli dan Polres Bangli langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) usai menerima laporan warga.

“Benar, telah ditemukan seorang warga meninggal dunia di area tanah/tegalan milik I Wayan Pujawan. Dari hasil penanganan di lapangan serta pemeriksaan awal tim medis, korban diduga meninggal akibat serangan stroke,” ujar Iptu I Gede Gumiliarta, Senin (31/8).

Baca juga:  Sanksi Adat Diterapkan ke Keluarga Ketut Warka

Peristiwa tersebut bermula saat korban tak kunjung pulang. Sekitar pukul 19.00 WITA, istri korban, Ni Made Parwati (58), meminta anaknya, untuk mencari keberadaan sang ayah. Anak korban kemudian menghubungi rekannya, untuk bersama-sama melakukan pencarian. Sekira pukul 19.30 WITA, saksi menemukan sepeda motor milik korban terparkir di pinggir jalan, dekat lokasi tegalan. Saat menyisir area tegalan, saksi menemukan korban sudah dalam kondisi terbaring tidak bernyawa. Di samping tubuh korban, ditemukan 1 buah sabit dan 1 tandan pisang.
Saksi kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan melaporkannya ke Polsek Bangli. “Personel Piket Fungsi, Unit Opsnal Polsek Bangli, serta Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Bangli yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP,” jelasnya.

Baca juga:  Kapal Motor Tenggelam, Tiga Penumpang Meninggal

Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan medis luar korban dipastikan sudah meninggal dunia lebih dari tiga jam sebelum ditemukan. “Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, hanya ada luka gores kecil ukuran 1×1 cm pada lutut kaki kiri bawah,” jelas Gumiliarta.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi di lokasi kejadian yakni 1 buah helm, 1 buah sabit, dan 1 tandan pisang. Sekitar pukul 20.55 WITA, jenazah korban dievakuasi ke rumah duka. Gumiliarta menambahkan, pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan tindakan autopsi. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Di 2025, UMP Bali Diusulkan Naik hingga 15 Persen

 

BAGIKAN