Personel Polsek Denpasar Barat saat melaksanakan patroli malam. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Viral di media sosial terkait percobaan begal di Jalan Gatot Subroto Barat yang merupakan wilayah perbatasan wilayah Kecamatan Denpasar Barat (Denbar) dan Kuta Utara. Oleh karena itu, mengantisipasi kejadian itu, Polsek Denbar telah berkoordinasi dengan Polsek Kuta Utara.

“Terkait dengan percobaan begal yang belakangan viral (medsos),  kejadian tersebut masuk wilayah Kuta Utara. Kami dari Polsek Denpasar Barat  sudah berkordinasi dengan (polsek) Kuta Utara,” kata Kapolsek Denbar, Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati, Senin (5/10).

Baca juga:  Membegal di Cekomaria, Pria Asal NTT Nyaris Tewas Dihajar Massa

Menyikapi kejadian itu, menurut Kompol Prabawati, pihaknya telah melakukan patroli malam dan rutin dilakukan berkolaborasi dengan patroli Polresta Denpasar. Selain itu pihaknya juga terus melaksanakan patroli di jam-jam rawan.

Sementara personel Polsek Kuta Utara saat melaksanakan patroli di Jalan Gatsu Barat, Kelurahan Kerobokan Kaja, Jumat (2/10) dini hari. Patroli tersebut dipimpin Kanit Lantas  Iptu I Nyoman Suryawan selaku Pawas. Di lokasi tersebut, polisi menemukan  sejumlah remaja yang nongkrong dan diduga akan melakukan aksi balap liar.

Baca juga:  PKB XLIV Resmi Dibuka, PLN Siap Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Kesempatan tersebut, Iptu Suryawan memberikan imbauan secara humanis tentang resiko fatal dari balapan liar, tidak hanya membahayakan diri sendiri tetapi juga pengguna jalan lain. Selain edukasi, personel juga melakukan pendataan dan memberikan pembinaan serta meminta para remaja untuk membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.

Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Ketut Sukasada menegaskan  pihaknya akan terus intensif melakukan patroli dan pembinaan untuk mencegah aksi balap liar di wilayah hukum Polsek Kuta Utara. “Kami berkomitmen menjaga Kamtibmas dan Kamseltibcar Lantas. Kami juga mengimbau peran orang tua untuk turut mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat balap liar,” ujarnya.(Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Kerja Sama Tanah Lot Berakhir November, Pengelola Desak Kepastian Hukum
BAGIKAN