Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana resmi meneken PKS dengan PT Coconut Homes dan PT Nusa Dua Indonesia untuk memperkuat pasokan pangan hotel di Badung. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung mulai membidik kebutuhan pokok yang diserap sektor pariwisata. Bahkan, perusahan pelat merah ini telah menjalin kerja sama dengan PT Coconut Homes serta Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) dan Bali Nusa Dua Hotel (BNDH) yang berada di bawah PT Nusa Dua Indonesia.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai langkah strategis untuk memperluas jaringan pasokan dan distribusi kebutuhan pangan bagi sektor perhotelan dan kawasan komersial.

Melalui kemitraan ini, Perumda Pasar dan Pangan MGS dipercaya memasok sejumlah kebutuhan pangan harian untuk mendukung operasional hotel dan mitra usaha. Produk yang disiapkan meliputi komoditas hortikultura berupa buah-buahan dan sayuran segar, serta bahan pangan pokok seperti beras, telur, dan daging ayam.

Baca juga:  Dampak Cuaca Ekstrim, Waspadai Tanah Longsor

Direktur Utama Perumda Pasar dan Pangan MGS, Kompyang Gede Pasek Wedha, mengatakan, pihaknya telah memastikan produk yang ditawarkan memenuhi standar kualitas yang dibutuhkan mitra. “Kebutuhan pangan hotel tersebut mencakup buah hortikultura, sayuran, beras, telur, hingga daging ayam. Kami sudah membawa dan menyerahkan sampel produk ke pihak mereka, dan astungkara sampel kita dinyatakan lolos kualifikasi,” ujar Kompyang Gede Pasek Wedha, pada Rabu (30/9).

Meski PKS telah resmi ditandatangani, realisasi distribusi belum langsung berjalan secara penuh. Perumda MGS memilih menerapkan pengiriman secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan internal dan kemampuan menjaga konsistensi mutu.

Baca juga:  Kasus Penebasan, Sabit Berisi bercak Darah Disita

“Untuk realisasi pengiriman memang belum berjalan penuh karena kita baru saja merampungkan penandatanganan PKS-nya. Mengenai target, kita lakukan secara bertahap. Kami tidak ingin terburu-buru, melainkan melihat kemampuan serta kesiapan internal kami terlebih dahulu. Di sisi lain, mitra kami juga dapat melihat langsung bagaimana kualitas pelayanan dan ritme kerja yang kami berikan,” jelasnya.

Kerja sama ini membuka peluang bagi Perumda Pasar dan Pangan MGS untuk memperkuat posisi sebagai bagian dari rantai pasok pangan lokal Bali. Hasil produksi petani dan pemasok lokal diharapkan dapat tersalurkan ke industri pariwisata secara lebih terorganisir.

Baca juga:  Produksi Listrik PLTS Bangklet Tergantung Cuaca

Selain memperluas pasar komoditas pangan, kemitraan dengan PT Coconut Homes dan PT Nusa Dua Indonesia juga menjadi bagian dari upaya memperkuat distribusi pangan di Badung. Perumda MGS optimistis kerja sama tersebut dapat berkembang secara berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan pendapatan daerah serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Dengan pola kerja sama yang dilakukan secara bertahap, Kompyang berharap pihaknya tidak hanya berperan dalam pengelolaan pasar, tetapi juga memperluas fungsi distribusi pangan untuk memenuhi kebutuhan industri pariwisata dan perhotelan di Bali. (Parwata/balipost)

BAGIKAN