I Wayan Suadi Putra (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Masa kepemimpinan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Sewakadarma Kota Denpasar periode 2021-2026 berakhir pada 4 Juli 2026. I.B. Kompyang Wiranata atau yang akrab disapa Gus Kowi memilih istirahat dan tidak melanjutkan kepemimpinan. Sebagai pengganti Dirut periode 2026-2031, Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar dari Fraksi PDI-P I Wayan Suadi Putra menjadi calon kuat.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Direksi Perumda Pasar Sewakadarma, I Putu Agus Jayadi saat dikonfirmasi, Senin (13/7) mengatakan, proses seleksi telah berlangsung sesuai tahapan yang diatur dalam Peraturan Wali Kota Denpasar Nomor 18 Tahun 2020.  Seleksi dilakukan oleh tim independen melalui administrasi, uji kelayakan dan kepatutan, tes psikologi hingga wawancara akhir oleh Wali Kota Denpasar yang dipersiapkan 4 bulan sebelum masa jabatan berakhir.

Baca juga:  PDIP Komit Jokowi-Ma’ruf Menang Telak di Bali, Ini Targetnya

“Dari proses seleksi tersebut tersisa tiga kandidat yang memenuhi syarat, yakni I Wayan Suadi Putra, I Ketut Hadihasa merupakan Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) Perumda Pasar dan I Kadek Hendarto Sukrana yang menjabat sebagai Kabag Teknik Perumda Pasar,” ujarnya.

Berdasarkan rekapitulasi penilaian Tim Uji Kelayakan dan Kepatutan serta hasil wawancara akhir, Suadi Putra memperoleh nilai tertinggi, yakni 9,0. Sementara I Ketut Hadihasa meraih nilai akhir 8,7 dan I Kadek Hendarto Sukrana memperoleh nilai 8,6.

Agus Jayadi menjelaskan, hasil seleksi telah disampaikan kepada Wali Kota Denpasar sebagai dasar penetapan Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma periode 2026-2031. Penetapan dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 setelah seluruh tahapan administrasi rampung.

Baca juga:  Selama 6 Bulan, 240 Orang Tewas di Jalan

Dia menambahkan, seleksi tahun ini diikuti enam pendaftar. Namun setelah proses verifikasi administrasi dan tahapan seleksi, hanya tiga calon yang memenuhi persyaratan hingga tahap akhir. Posisi yang dilelang hanya satu jabatan, yakni Direktur Utama.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Gus Kowi mengaku memilih istirahat dan tidak lagi mengikuti proses seleksi karena telah menyelesaikan masa pengabdian selama dua periode. Dia resmi mengakhiri masa jabatannya pada 4 Juli 2026.

“Sudah waktunya purna tugas setelah dua periode. Sekarang saya ingin lebih menjaga kesehatan karena mengelola perusahaan pasar membutuhkan energi yang besar,” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon.

Menurut Gus Kowi, tantangan terbesar dalam pengelolaan Perumda Pasar tidak hanya berkaitan dengan pengembangan usaha, tetapi juga penanganan persoalan sampah serta keberadaan pedagang tumpah di sekitar pasar yang memerlukan koordinasi lintas instansi. Dia berharap direksi baru dapat melanjutkan berbagai program positif yang telah berjalan sekaligus melakukan pembenahan terhadap kekurangan yang masih ada.

Baca juga:  Hoax, Tantangan Baru Pariwisata Bali

“Pesan saya agar direksi baru terus melanjutkan hal-hal positif yang sudah dilakukan, memperbaiki kekurangan yang masih ada, serta membangun koordinasi yang baik dengan semua pihak demi kelancaran jalannya perusahaan,” katanya.

Selama proses penetapan Direktur Utama definitif, operasional Perumda Pasar Sewakadarma tetap dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) yakni I Kadek Hendarto berdasarkan surat perintah dari Dewan Pengawas hingga keputusan pengangkatan direksi baru diterbitkan. (Widiastuti/balipost)

BAGIKAN