Proses seleksi administrasi pengisian jabatan Dirut dan Dewan Pengawas Perumda Sanjayaning Singasana Tabanan. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Pengisian jabatan Direktur Utama (Dirut) dan Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana Tabanan terus berproses. Dari total 11 pelamar yang mendaftarkan diri, hanya enam kandidat yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK).

Berdasarkan hasil seleksi administrasi yang diumumkan panitia seleksi (pansel) pada Sabtu (6/6) lalu, dari enam pelamar posisi dirut, hanya tiga orang yang memenuhi persyaratan administrasi. Mereka yakni I Guru Made Arya Gunanta, I Gusti Ngurah Agung Krisna Darmadi Artawan, dan I Gusti Made Maha Putra.

Sementara, untuk posisi dewan pengawas, dari lima pendaftar hanya tiga kandidat yang dinyatakan lolos yakni Kadek Surya Prasetya Wiguna, I Kadek Yudhu Radiyatama, dan I Putu Bagus Rizaldi Pramana.

Sekretaris pansel, I Nyoman Hari Sujana, Senin (8/6), mengatakan, para kandidat selanjutnya akan mengikuti rangkaian UKK yang dimulai dengan tes tulis pada Selasa (9/6) dan dilanjutkan tes pemaparan materi serta wawancara pada Kamis (11/6). Seluruh tahapan dilaksanakan di ruang rapat utama Jayaning Singasana, kantor Bupati Tabanan.

Baca juga:  Potensi Hujan Sedang-Lebat di 8 Kabupaten, Cek Prakiraan Cuaca Bali 14 Januari 2026

“Setelah seluruh tahapan selesai, penetapan sekaligus pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada Sabtu, 13 Juni 2026. Dari proses ini akan dipilih masing-masing satu orang untuk menduduki jabatan direktur utama dan dewan pengawas,” ujarnya.

Menurut Hari Sujana, materi ujian tidak hanya menguji kemampuan manajerial dan kepemimpinan, tetapi lebih menitikberatkan pada pemahaman mereka tentang konsep bisnis dan pengelolaan perusahaan daerah. Hal tersebut tentunya sejalan dengan arah pengembangan Perumda Sanjayaning Singasana yang diproyeksikan menjadi holding company berbagai unit usaha daerah.

“Yang paling utama kami gali adalah pemahaman mereka tentang konsep bisnis. Apalagi perumda ke depan diarahkan menjadi holding company, sehingga calon pimpinan harus memiliki dasar dan visi bisnis yang kuat,” tegasnya.

Baca juga:  Pemkab Bangli Buka Seleksi 5 Jabatan Eselon II

Selain aspek bisnis, para peserta juga akan diuji pemahamannya mengenai pengelolaan keuangan, laporan keuangan, mekanisme audit, hingga tata kelola perusahaan yang berkaitan dengan penggunaan anggaran pemerintah. “Karena perumda ini meski BUMD tetapi tetap berbau pelat merah, tentu pemahaman mereka tentang birokrasi, pemahaman tentang audit, pemeriksaan dan APBD mereka harus punya, beda halnya dengan perusahaan swasta pada umumnya,” ucapnya.

Untuk tim penguji terdiri atas ketua pansel yang juga Asisten II Setda Tabanan, unsur akademisi independen, serta Kepala Bagian Ekonomi Setda Tabanan. Khusus calon dewan pengawas, penilaian akan difokuskan pada pemahaman terkait fungsi pengawasan, audit, dan pembinaan perusahaan.

Hari Sujana mengungkapkan, berdasarkan riwayat hidup yang disampaikan para pelamar, mayoritas kandidat berasal dari kalangan pebisnis muda. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal positif untuk membawa perumda lebih adaptif dan progresif dalam mengembangkan usaha.

Baca juga:  Lagi, Remaja Jembrana Lolos Seleksi Paskibraka Nasional

“Rata-rata anak muda dari dunia bisnis. Ini menjadi peluang bagus karena mereka sudah memiliki naluri usaha. Tinggal memperkuat pemahaman terkait birokrasi, audit, pemeriksaan dan tata kelola yang berbeda dengan perusahaan swasta,” katanya.

Ia menambahkan, tantangan Perumda Sanjayaning Singasana ke depan cukup besar. Selain mengelola sektor pangan, perusahaan daerah ini juga berpeluang mengembangkan berbagai bidang usaha seperti perkebunan, pariwisata, pabrik pakan, rice milling unit (RMU), hingga pengelolaan aset daerah lainnya sesuai penugasan pemerintah daerah.

“Harapan kami terpilih figur yang memiliki kapasitas bisnis yang baik sekaligus memahami tata kelola pemerintahan. Dengan begitu, cita-cita Bupati Tabanan untuk menjadikan perumda sebagai holding company yang kuat bisa diwujudkan,” pungkasnya. (Puspawati/balipost)

 

BAGIKAN